Seruu.com-Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak  pada tanggal 09 Desember 2015 lalu, dari  Lembaga Pemantau Pemilu (LPP) PWI Jawa Tengah saat ini sedang mengevaluasi dengan menggelar diskusi yang pembicaranya meliputi penyelenggara pemilu, akademisi dan jurnalis.

Ketua Panitia Focus Group Discussion (FGD) “Evaluasi Pilkada Serentak 2015” Ilham Hamijaya di Semarang menyatakan, kelompok diskusi terarah ini bermaksud memberi masukan kepada seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan pemilihan kepala daerah ke depan lebih baik daripada pilkada sebelumnya.

“Kami berharap pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah di tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah pada tahun 2017 berjalan aman, tertib dan lancar, serta melahirkan pemimpin yang berkualitas dan amanah,” kata Ilham, Kamis (25/2).

Ilham menyebutkan tujuh daerah yang akan menggelar pilkada pada tahun depan, yaitu Kota Salatiga, Kabupaten Jepara, Kabupaten Pati, Kabupaten Batang, Kabupaten Brebes, Kabupaten Banjarnegara, dan Kabupaten Cilacap.

Ia melanjutkan, FGD dengan moderator Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah Amir Machmud NS SH MH ini akan membahas sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota menjadi Undang-Undang atau UU Pilkada.

Ilham menyebutkan sejumlah pasal dalam UU Pilkada, di antaranya Pasal 73 UU  No.1/2015 sebagaimana diubah dalam UU No.8/2015. Dalam Pasal 73 Ayat (1), disebutkan bahwa calon dan/atau tim kampanye dilarang menjanjikan dan/atau memberikan uang atau materi lainnya untuk memengaruhi pemilih. Namun, tidak ada ancaman berapa lama hukuman penjaranya, atau hanya tertulis frasa: “…dikenai sanksi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan”.

Diskusi akan menghadirkan Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jawa Tengah Teguh Purnomo SH MHum MKn, pengamat politik dari Undip M Yulianto MSi, dan Ketua LPP PWI Jawa Tengah Zainal Abidin Petir SPd SH MH.

 

KOMENTAR SERUU