Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Purbalingga, Seruu.com  – Dengan mengaku sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) AU, Fiqi Aji Nugoho (17), warga Desa Brobot, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga (Jateng) berhasil memperdayai Lina Wijaya (19) warga Desa/Kecamatan Padamara. Pelaku yang tidak punya pekerjaan itu membuat akun facebook dengan mencatut nama KJ Widodo, seorang anggota TNI yang bertugas di Jakarta. Lewat akun facebook itu, pelaku mengeruk uang dari korbannya.

Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Sardji yang dihubungi melalui Kanit 1 Iptu Andri Ilyas mengungkapkan, terbongkarnya kasus penipuan itu berawal ketika pelaku berkenalan melalui jejaring sosial facebook. Di facebook, pelaku mengenalkan diri bernama KJW, anggota TNI AU bertugas di Jakarta. KJW tidak tahu jika namanya dicatut oleh pelaku.

Melalui jejaring sosial itu, mereka saling berkomunikasi. Hingga suatu saat pelaku mengutarakan niatnya kepada korban untuk meminjam sejumlah uang dengan alasan untuk berobat ayahnya yang sakit. Karena percaya, korban pun bersedia untuk meminjamkan uang sebesar Rp 450 ribu kepada pelaku.

Kepada korban, pelaku itu memita agar uang itu diserahkan kepada keponakan. Setelah membuat janji, korban pun menemui pelaku yang mengaku sebagai keponakan anggota TNI AU itu di tepi jalan di daerah Padamara. Setelah bertemu, korban lalu menyerahkan uang Rp450.00 kepada pelaku.

"Jadi di facebook, pelaku mengaku sebagai anggota TNI AU. Saat ketemuan dengan korban, pelaku mengaku sebagai saudara anggota TNI AU tersebut. Pelaku menjanjikan akan segera mengembalikan uang itu," kata Andri Ilyas, Senin (16/9/2013).

Setelah beberapa lama, korban merasa ada yang janggal karena uang itu tidak kunjung dikembalikan. Korban juga curiga karena kenalannya itu sudah tidak lagi berteman di facebook. Korban pun kembali mengajak pertemanan dengan pemilik akun facebook KJ Widodo. Setelah berteman kembali, korban pun menanyakan hal itu pada KJW sembari marah-marah karena uangnya tidak dikembalikan.

Karena pemilik akun facebook itu merasa tidak pernah meminjam sejumlah uang, akhirnya dia yang anggota TNI AU datang ke Purbalingga dan menemui korban. Setelah itu, keduanya pun janjian dengan pelaku di Alun-alun Purbalingga.

"Setelah diinterograsi oleh keduanya, Fiqi mengaku membuat akun facebook  dengan nama anggota TNI AU itu.  Karena merasa namanya dicatut, akhirnya pelaku dibawa ke sini (Mapolres) oleh anggota TNI AU itu," ujar Andri.

Andri Ilyas menambahkan, pelaku kini harus mendekam di tahanan Mapolres Purbalingga akibat perbuatannya itu. Pelaku dijerat dengan Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penipuan dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun.

“Kami meminta kepada masyarakat, terutama perempuan untuk lebih hati-hati berteman dengan seseorang terlebih lagi melalui jejaring sosial. Beberapa kasus penipuan terjadi dengan pelaku yang mengaku sebagai anggota TNI dan Polri, sebagian besar korban adalah kaum hawa,” tambahnya. [PY]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar