Logo Gerindra (Istimewa)

Purbalingga, Seruu.com - Khawatir tidak bisa maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) akibat konflik di tubuh Partai Demokrat, sejumlah kader PD di Kabupaten Purbalingga (Jateng) nekad untuk ’bedhol desa’  ke partai lain. Mereka dikabarkan menyeberang ke Partai Gerindra.

Ketua DPC Partai Gerindra Purbalingga Imam Poerseto ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Diungkapkan sedikitnya terdapat delapan pengurus PD yang aktif menyatakan keluar dan bergabung dengan partainya. “Tiga orang diantaranya adalah anggota DPRD Purbalingga yang masih aktif,” kata Imam, Selasa (26/3/2013).

Tiga nama tersebut masing-masing adalah Adi Yuwono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD, Sunarko yang menjabat Ketua Komisi I DPRD dan Wahyono yang menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD). “Kami mempersilahkan saja mereka mendaftarkan sebagai caleg melalui Gerindra. Namun tentu harus mengikuti aturan main yang ada di sini,” ujar Imam Poerseto.

Salah satu persyaratan yang diwajibkan adalah yang bersangkutan harus menyatakan mundur dari partai lama. Hal itu dibuktikan dengan adanya surat pengunduran diri yang juga disetujui oleh partai lama. Jika hal tersebut tidak dilampirkan, maka yang bersangkutan terancam tak bisa mencalonkan diri sebagai caleg.

Sementara lima kader PD lainnya yang menyeberang adalah Pengurus Anak Cabang (PAC) di sejumlah kecamatan. Namun dia enggan menyebutkan namanya. Dia mengakui menjelang Pemilu 2014 partainya kebanjiran orang yang melamar sebagai Caleg. “Namun kami tetap akan selektif. Bahkan caleg kami juga mengikuti test psikologi,” katanya.

Adi Yuwono yang dikonfirmasi mengatakan memang dirinya bersama dua  rekannya yang lain yang masih aktif sebagai anggota DPRD  memilih untuk keluar dari partai dan maju sebagai caleg di Pemilu 2014 melalui Gerindra. Dia akan maju sebagai caleg di DPRD Purbalingga. “Daerah Pemilihan (Dapil) tetap di Dapil II seperti saya maju sebagai Caleg PD di Pemilu 2009,” jelasnya.

Secara terpisah Ketua Partai Demokrat (PD) Purbalingga M Iksan mengatakan pihaknya sudah menerima surat pengunduran diri tiga anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat (FPD). Masing-masing adalah Adi Yuwono (wakil ketua DPRD), Sunarko (ketua komisi A DPRD) dan Wahyono (ketua Fraksi Partai Demokrat). “Pengunduran diri mereka sudah kami laporkan ke DPD dan DPP Partai Demokrat,” katanya.

Selanjutnya pihaknya akan segera mengusulkan terjadinya Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk pengisian tiga anggota yang menyatakan mundur. Dia menegaskan sangat menghormati keputusan politik teman-teman yang menyatakan keluar dari partai.

”Kami akan melaksanakan proses PAW sesuai dengan aturan yang berlaku. Tentunya dengan berkoordinasi dengan DPD dan DPP,” katanya.

Mengenai siapa yang akan menggantikan ketiganya, Ikhsan enggan membeberkannya. Hal tersebut akan mengacu pada aturan yang berlaku. Dia berharap proses PAW bisa segera dilaksanakan. Partai Demokrat memiliki tujuh kursi dari DPRD Purbalingga. Partai tersebut meraih kursi terbanyak kedua setelah PDIP yang meraih 13 kursi. DPRD Purbalingga memiliki 45 kursi untuk anggota parpol. [Py]

Tags:

Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar