Samarinda, Seruu.com - Korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan poros Samarinda-Balikpapan di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegera, Kalimantan Timur, bertambah jadi sembilan orang.

Kasat Lantas Polres Kutai Kartanegara, Ajun Komsaris Yovan Fatika, ketika dihubungi dari Samarinda, Jumat malam, menyatakan, satu korban yang sebelumnya dinyatakan kritis dan sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Umum Samboja, Yunani, warga Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, pada Jumat sekitar pukul 20.30 Wita, meninggal dunia.

"Satu penumpang Daihatsu Xenia yang sebelumnya dinyatakan kritis dan menjalani perawatan intensif di RSU Samboja, malam ini akhirnya meninggal dunia. Jadi, total korban tewas akibat tabrakan mobil Xenia dan truk itu menjadi sembilan orang," ungkap Yovan Fatika.

Tabrakan maut antara mobil Xenia nomor polisi KT 1580 CA dan sebuah truk KT 8982 AQ berlangsung di kilometer 56 poros Samarinda-Balikpapan Jumat pukul 08.00 Wita

"Semua korban tewas adalah penumpang termasuk sopir mobil Xenia sementara sopir truk dan dua karnetnya selamat," kata Yovan Fatika.

Kesembilan korban tewas pada kecelakaan itu yakni, M Irfan, warga RT. 03. Kelurahan Bihara, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Akhmad Kusasi warga RT. 13, Desa Longkali, Kelurahan Longkali, Kabupaten Paser, Jamhuri, warga Jalan Lintas Propinsi RT. 03, Kelurahan Sengayam, Kelurahan Pamukan Barat, Kabupaten Kota Baru, Kalimantan Selatan, Sarifuddin, warga RT. 1 Kerang Dayo, Kelurahan Batu Engau, Kab. Paser, Agus Praptana, warga RT. 01. Kecamatan. Batu Sopang, Kabupaten Paser.

Korban lainnya, Thamrin, warga RT. 20, Kelurahan Batu Sopang, Kabupaten. Paser serta sopir Xenia, Taufik, warga Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, RT. 007, Kabupaten Paser serta Haerani, warga Desa Mendik, Makmur, RT. 15, Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser serta Yunani, warga RT. 04, Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser.

"Hingga malam ini. sopir truk Sandi (25) bersama karnetnya masing-masing Wiro Wijoyo (21) keduanya warga Kota Balikpapan dan Riski (21) warga Kabupaten Penajam Paser Utara masih kami periksa intensif di Polres Kutai Kartanegara," katanya.

"Kesimpulan sementara berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sopir dan dua karnet tersebut, tabrakan terjadi akbat truk mengambil jalur terlalu ke kanan. Saat itu, mobil Xenia datang dari arah Balikpapan menuju Samarinda, sementara truk dari arah berlawanan," ungkap Yovan Fatika.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, kata Yovan Fatika, sopir truk mengambil jalur terlalu ke kanan karena menghindari lubang.

"Hasil olah tempat kejadian perkara dan berdasarkan posisi koplng, saat tabrakan kedua mobil itu melaju cukup kencang dengan kecepatan antara 60 hingga 70 kilometer per jam. Berdasarkan pemeriksaan administrasi sopir truk itu memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan saat tabrakan sopir tidak dalam kondisi mengantuk," kata Yovan Fatika. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar