Ilustrasi Kampanye Jangan Bugil Depan Kamera yang digelar sejumlah aktivis di dunia maya

Pagaralam, Seruu.com - Video porno melalui layar telepon genggam yang diduga diperankan tiga siswa dan siswi sekolah menengah atas di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, beredar luas di masyarakat setempat.  Video porno dengan durasi 12,02 menit tersebut beredar cepat di sejumlah kalangan masyarakat baik dewasa, pelajar dan pegawai negeri maupun remaja melalui telepon genggam (handphone) yang dilengkapi dengan program aplikasi video.


Adegan berhubungan badan layaknya suami isteri tersebut diperankan dua pelajar putra dan satu putri (threesome) di areal perkebunan kopi setempat, yang dilakukan dengan cara bergantian.


Salah seorang warga Pagaralam sempat menyaksikan langsung video porno itu Heriansyah (27) mengatakan, video tersebut didapatnya dari salah seorang temannya yang mengaku sebelumnya mengakses dari salah seorang warga.


"Video  tiga pelajar sekolah ini, jika melihat dari filem-nya dilakukan di kebun kopi yang agak jauh dari pemukiman dan bukan tempat sering dilewati masyarakat umum," katanya, Senin (10/9/2012).


"Kemudian video ini dibuat menggunakan handphond dengan cara bergantian pemeran, satu orang melakukan adengan mesum dan satu lagi menyotingnya," ungkap dia.


Selain itu video ini, kata Herinasyah, juga sudah menyebar diantara siswa dan kalangan masyarakakat umum.


Maklum, yang beredar itu video porno, sehingga warga penasaran ingin melihat langsung siapa pemeran dan kemungkinan ada yang dikenal, katanya.


Senada diungkapkan Andi (28),  mengaku sempat melihat film video porno siswa SMA tersebut beberapa kali. Bahkan hampir setiap orang memiliki hp menyimpanya apalagi pelajar.


"Apalagi dari sudut bahasa yang digunakan terdengan dengan jelas logat Besemah kental dan ketiga wajah pelaku terlihat dengan jelas mirip siswa salah satu sekolah yang baru berumur di bawah 17 tahun," ungkapnya.


Ketua MUI Kota Pagaralam Deni Priansyah megatakan, degradasi moral di kalangan pelajar dan siswa sekolah di daerah itu memang cukup memprihatinkan sehingga sangat perlu peran aktif semua elemen masyarakat seperti kepolisian, tokoh agama, orang tua dan tokoh masyarakat agar dapat melakukan pencegahan terhadap prilaku menyimpang tersebut.


"Kita minta kepada penegak hukum untuk mencegah agar jangan sampai video mesum yang dilakukan tiga pelajar tersebut beredar semakin luas dikalangan pelajar dan anak sekolah," ungkap dia.


Dikhawatirkan, kata dia, beredarnya video porno di kalangan masyarakat Pagaralam apalagi pemeranya dilakukan oknum pelajar SMA, dapat merusak moral dan mendorong terjadinya pemerkosaan.


"Peredaran harus dicegah apalagi hampir semua siswa-siswi SMA memiliki henphond, sehingga mudah mengaksesnya," katanya.


Kapolres Kota Pagaralam AKBP Abi Darrin di dampingi Kasat Reskrim AKP Indarmawan mengatakan, pihaknya akan melakukan penyidikan terhadap penyebar video porno yang diduga kuat pemeranya siswa-siswi SMA setempat.


Sebab, kata dia, tindakan ini sudah menimbulkan keresahan bagi masyarakat terutama orang tua.
"Kami masih melakukan pengejaran baik terhadap ketiga pelaku dan termasuk penyebar video porno tersebut, karena tindakan itu sudah melanggar UU Pornogarafi Nomor 44 tahun 2008," ungkap dia. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar