ilustrasi banjir

Tangerang, Seruu.com - Warga dua Kecamatan di Kabupaten Tangerang, Banten, terpaksa memanfaatkan air kotor dari kali Cidurian untuk memasak, minum, dan mandi, akibat minim pasokan air bersih. "Karena air bersih di sini sangat minim, maka banyak warga yang memanfaatkan air kali Cidurian untuk mandi, meski kotor," kata Kamira di Tangerang, Kamis (19/1/2012).

Menurut dia, sejak dilanda banjir empat hari lalu, warga mengalami kendala kebutuhan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari, mereka terpaksa menggunakan keberadaan air sungai, meski bercampur dengan lumpur.

"Air sih memang ada. Tapi jumlahnya dibatasi. Sedangkan kebutuhan kami sangat banyak. Untuk minum, makan dan mandi. Selain itu, warga juga harus mengantre untuk mendapatkannya," ungkap Kamira.

Karena itu, dia berharap, pemerintah dan relawan segera memberikan pasokan kebutuhan air bersih.

Sementara itu, Supriatno, Kepala Desa Pasir Ampo mengatakan, pihaknya telah menghubungi PDAM TKR Kabupaten Tangerang untuk meminta bantuan air bersih. Namun, hingga kini bantuan tak kunjung tiba.

"Kalau memang belum datang kami akan mengkofirmasi kembali kepada pihak PDAM TKR," "jelasnya.

Di Kecamatan Kresek, terdapat lima desa yang terendam banjir. Di desa Patrasana terdapat 672 kepala keluarga, di Desa Renged sebanyak 95 kepala keluarga. Kemudian, di Desa Pasir Ampo terdapat 394 kepala keluarga, Desa Koper terdapat 878 kepala keluarga dan Desa Talog terdapat 25 kepala keluarga.

Sementara itu, di Kecamatan Gunung Kaler, terdapat 220 rumah yang terendam banjir dengan rincian 20 rumah di kampung Gunung Kaler, Kampung Mandaya sebanyak 32 rumah, Kampung Onyam terdapat 44 rumah, Kampung Bendung terdapat 52 rumah, Kampung Cakung Andawati terdapat 52 rumah. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU