ilustrasi (Ist)

Makassar, Seruu.com - Gara-gara memangkas pohon dalam keadaan basah, seorang pria di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tewas tersengat listrik. Peristiwa tragis yang menimpa Syahrul, warga Dusun Parang Ma’lengu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa ini disambut histeris oleh pihak keluarga.
 

Informasi yang dihimpun, peristiwa berawal saat Syahrul, 30 tahun, berusaha menebang ranting pohon yang berada di depan rumahnya. Secara tak sengaja, salah satu ranting pohon yang ditebang menyentuh kabel listrik telanjang. Ranting pohon yang belum lepas dari dahan utamanya itu kemudian berusaha diraih dengan tangan.

Namun karena kulit kayu dalam keadaan basah itu mengantarkan aliran listrik. Korban yang saat itu diperkirakan berada diketinggian 6 meter tiba-tiba terjatuh. “Korban ambruk ke tanah dalam kondisi yang kejang-kejang,” kata Daeng Bombang, saksi mata peristiwa tersebut.

Ia bersama warga sebenarnya berusaha menyelamatkan korban dengan membawa ke RS terdekat. Namun saat sampai di Rumah Sakit, ternyata nyawa korban sudah tidak bisa diselamatkan dan langsung dikembalikan kerumahnya untuk disemayamkan.

Jenazah korban ditangisi pihak keluarga termasuk istri dan ibunya. Keduanya bahkan nyaris pingsan saat melihat kondisi korban yang telah terbujur kaku.

Sementara itu, pihak keluarga menyesalkan pihak PLN karena keberadaan kabel listrik telanjang yang rendah di pemukiman warga. Mereka berharap agar pihak PLN segera memperbaiki jaringan listrik dengan menambah ketinggian beberapa meter dari posisi saat ini. Jika tidak, keberadaan kabel tersebut akan tetap membahayakan warga. [hsb]

KOMENTAR SERUU