Kantor BPBD Bangkalan

Bangkalan, Seruu.com – Mamasuki masa musim penghujan dan cuaca ekstrim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bangkalan, menyatakan ada dua wilayah yang masuk dalam tanggap darurat di Bangkalan, meliputi di kawasan desa Blega, kecamatan Blega dan Desa Banyu Sangkah, kecamatan Tanjung Bumi.

“Dua wilayah yang masuk dalam tanggap darurat itu, untuk di Blega banjir kiriman sedangkan di desa Banyu Sangkah yang dekat laut adalah abrasi laut,” ungkap Wahid Hidayat, Kepala pelaksana BPBD Bangkalan, Rabu (18/1/2012).

Hidayat menjelaskan, BPBD Bangkalan melakukan siaga darurat dari tanggal 20 Desember 2011 hingga 20 Maret 2012. Sebab, selama tiga bulan tersebut cuaca ekstrim yang akan mempengaruhi wilayah-wilayah desa dan kecamatan di Bangkalan.

“Selain dua wilayah itu, tanggap darurat juga mengancam di wilayah kecamatan Sepeluh dan Klampis, dan kalau cuaca ekstrim  terus terjadi maka massa tanggap darurat akan di perpanjang hingga April” ujarnya.

Dijelaskan Hidayat, siaga darurat juga terjadi di wilayah kecamatan Galis yakni tanah longsor, kecamatan Kokop di desa Turjan tanah longsor dan ambles.

“Sedangkan siaga darurat lainnya, di wilayah kecamatan Konang, yakni jembatan ambles dan semua itu sudah kami laporkan ke BNPB Jatim dan Pusat,” tandasnya.

Disinggung terkait anggaran yang di sediakan untuk tanggap darurat bencana di Bangkalan, Wahid menyatakan tidak terkondosikan, namun upaya langsung di laporkan ke MNPB jatim dan pusat untuk mendapat bantuan segera. [mif]

KOMENTAR SERUU