Doa bersama tolak pembangunan PLTU
Warga Desa Karanggeneng berjumlah sekitar 3 ribu orang sepakat untuk menolak dibangunnya PLTU di desa ini. Apapun alasannya, kami tidak mau desa kami dijadikan lokasi pembangunan PLTU. Berapapun ganti rugi tanah untuk pembangunan PLTU warga tidak akan menerimanya

Batang, Seruu.com – Ratusan warga Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang (Jateng), Rabu (18/1/2012) menggelar acara istighosah dan doa bersama di lapangan sepakbola desa setempat. Acara tersebut sengaja digelar sebagai bentuk protes rencana pembangunan Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) di desa tersebut.

“Warga Desa Karanggeneng berjumlah sekitar 3 ribu orang sepakat untuk menolak dibangunnya PLTU di desa ini. Apapun alasannya, kami tidak mau desa kami dijadikan lokasi pembangunan PLTU. Berapapun ganti rugi tanah untuk pembangunan PLTU warga tidak akan menerimanya,” kata sesepuh Desa Karanggeneng, Khumaedi di sela-sela istighosah dan doa bersama.

Khumaedi mengatakan, alasan penolakan pembangunan PLTU di Desa Karanggeneng karena tanahnya subur dan merupakan tanah lestari. “Kami tegaskan di sini, isu yang berkembang di luar terkait pembangunan PLTU di Desa Karanggeneng itu salah besar. Soalnya, warga sudah sepakat untuk menolak berdirinya PLTU di sini. Apapun resikonya, warga Karanggeneng siap untuk menghadapinya,”tegas Khumaedi.

Seperti diberitakan sebelumnya,  PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berencana  membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayah Kabupaten Kendal dan Batang (Jateng). Pembangkit berkapasitas 2.000 Mega Watt (MW) tersebut  akan menelan investasi biaya Rp 30 trilyun.

Pembangunan PLTU dimaksudkan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik daerah yang setiap tahunnya meningkat 6,5 persen. PLTU ini nantinya menjadi bagian dari jaringan interkoneksi Jawa-Bali. Lokasi PLTU berada di wilayah Kabupaten Batang dan Kendal.  Ada beberapa titik calon lokasi pembangunan pembangkit yang hingga saat ini masih dikoordinasikan dengan pihak Pemprov Jateng dan pemkab calon lokasi. [py]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU