Medan, Seruu.com - Sekitar 20 rumah karyawan PT Tanjung Siram di Desa Aek Kanan, Kecamata Dolok Sigompulon, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatra Utara (Sumut), dibakar warga Selasa (17/1). Aksi ini dipicu masalah sengketa lahan.

Warga menuntut pihak perusahaan PT Tanjung Siram mengosongkan lahan kelapa sawit tersebut, dimana menurut warga hak guna usaha (HGU) atas 400 hektare lahan telah habis sejak 2010 lalu. Warga meminta lahan yang diklaim sebagai tanah ulayat itu dikembalikan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, sudah beberapa kali dilakukan pertemuan antara warga dengan perusahaan namun tidak membuahkan hasil. Salah seorang warga, Azrin Sitepu mengatakan karena aspirasi warga tidak dipenuhi, warga mulai marah dan mengusir karyawan PT Tanjung Siram.

"Kami membantu karyawan mengosongkan isi rumahnya sebelum membakar. Kami bukan berkonflik dengan karyawan, tetapi dengan perusahaan," ujarnya.

Sementara itu puluhan karyawan perusahaan terpaksa mengungsi ke sejumlah tempat yang dianggap aman. Mereka berusaha mengevakuasi harta benda yang tersisa. Hingga kini, situasi keamanan di lokasi kejadian dilaporkan masih mencekam. [mi/jf]

KOMENTAR SERUU