Panther ditabrak KA Kaligung
Kami ke Pemalang untuk menjemput teman yang bernama Riyanto untuk kemudian berencana ke Randudungkal untuk urusan bisnis. Saat tiba di lokasi palang pintu belum menutup sehingga saya ikut masuk, apalagi kendaraan lain didepan saya juga masih berjalan. Namun tiba-tiba dari arah Timur meluncur kereta api yang dimasinis Sanapi (49), sehingga saya sudah tidak dapat berbuat apa-apa

Pemalang, Seruu.com - Kereta Api Kaligung dengan Nomor Loko KD 27820 menabrak sebuah mobil Isuzu Panther Bernopol B 8608 IZ di perlintasan kereta api di Jalan Perintis Kemerdekaan, Gandulan, Kelurahan Beji Kecamatan Taman, Pemalang (Jateng), Senin (16/1/2012) siang. Akibat musibah itu, tiga orang penumpang mobil Panther mengalami luka berat.

 

Korban luka masing-masing pengemudi panther atas nama Ilham Purpranowo (39) warga Desa Kebasen 02/04 Kecamatan Kebasen Banyumas, dan 2 penumpangnya yakni Satria Umbara (23) warga Kelurahan Rejodadi 03/03 Kabupaten Cilacap dan Karpin (49) warga Desa Kebasen 08/03 Kecamatan Kebasen Kabupaten Cilacap. Korban luka kini menjalani perawatan di RSU Siaga Medika yang berjarak 1 Kilometer dari lokasi kecelakaan.

Tabrakan tersebut terjadi ketika mobil Panther melaju dari arah Barat ke Timur. Tanpa memperhatikan kereta api yang lewat dari arah Timur, mobil itu langsung tertabrak. Akibatnya mobil terseret sekitar 50 meter hingga masuk ke parit dan mengalami ringsek pada bagian depan.

”Kami ke Pemalang untuk menjemput teman yang bernama Riyanto untuk kemudian berencana ke Randudungkal untuk urusan bisnis. Saat tiba di lokasi palang pintu belum menutup sehingga saya ikut masuk, apalagi kendaraan lain didepan saya juga masih berjalan. Namun tiba-tiba dari arah Timur meluncur kereta api yang dimasinis Sanapi (49), sehingga saya sudah tidak dapat berbuat apa-apa," kata Ilham Purpranowo.

Kapolres Pemalang AKBP Wawan Muliawan SH SIK MSi melalui Kasatlantas AKP Sumantri SH mengatakan, berdasar kesimpulan sementara dari para saksi menyatakan bahwa saat kejadian palang pintu pengaman belum menutup. Meski demikian penjaga palang pintu bernama Khoirul Marzukin (21) yang beralamat Desa Bantengmati 02/01, Mijen Kabupaten Demak sementara belum dapat dimintai keterangan karena masih shock.

Namun beberapa rekan Khoirul Marzukin yang mendampingi di lokasi kejadian mengatakan pada saat kejadian palang pintu sudah dalam keadaan tertutup, selain itu sirine tanda bahaya juga sudah berbunyi. [py]

KOMENTAR SERUU