ilustrasi

Sambas, Seruu.com - Sedikitnya enam bangunan sekolah yang terdiri dari lima bangunan sekolah dasar (SD) dan 1 bangunan sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas,  terendam banjir. Arus deras banjir membuat peralatan sekolah terbawa arus. Sebanyak 270 siswa tidak dapat mengikuti pelajaran.

Menurut Kepala Dusun Satai, Junaidi, banjir setinggi 3 meter itu merendam SD 18, Desa Sepantai, Kecamatan Sejangkung. Ini melumpuhkan aktivitas belajar mengajar sejak 25 Desember 2011.

Banjir ini kiriman dari Kabupaten Bengkayang akibat tingginya curah hujan dalam dua pekan terakhir. Warga berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar segera turun tangan mengatasi banjir. Misalnya sekolah-sekolah dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi, sehingga aktivitas belajar mengajar siswa tetap berlangsung pada musim penghujan. [ndis]

KOMENTAR SERUU