Serang, Seruu.com - Akibat meluapnya Sungai Ciujung di KM 25, Jalan tol Tangerang-Merak lumpuh total seiring banjir yang melintasi jalan tol.

"Aktivitas jalan tol terganggu total karena kendaraan dari arah Jakarta ke Merak dan sebaliknya, sejak pukul 06.00 Wib tidak bisa melintas," kata Humas PT Marga Mandala Sakti (MMS) Hari Wirakusumah di Serang, Minggu (15/1).

Ia mengatakan, banjir yang disebabkan meluapnya air Sungai Ciujung terjadi sejak Sabtu (14/1) sore, hingga saat ini ketinggian air mencapai sekitar 1,2 meter. Akibat banjir tersebut selain memotong arus kendaraan, juga mengakibatkan ratusan warga sekitar sungai tersebut mengungsi di jalan tol.

"Satu lajur tol kami gunakan untuk mrnampung warga karena pemukiman mereka kebanjiran. Sedangkan kendaraan dari Jakarta keluar gerbang Balaraja dan dari arah Merak harus balik arah atau keluar Serang," kata Hari.

Pihaknya belum memperhitungkan nilai kerugian akibat bajir tersebut. Ia menyebutkan, banjir yang terjadi akibat luapan sungai Ciujung tersebut hampir sama dengan yang terjadi Tahun 2001 lalu. "Kami sudah meminta bantuan pemprov Banten untuk penanganan bagi warga yang ada di sekitar tol," katanya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten Suyadi Wiraatmaja mengatakan, pihaknya sudah berupa melakukan evakuasi terhadap ratusan warga yang pemukimannya kebanjiran. Selain itu, berbagai bantuan juga sudah diberikan seperti kebutuhan pokok dan obat-obatan.

Khawatir air terus meningkat dan menenggelamkan rumah mereka, warga mendirikan tenda-tenda darurat. "Ratusan warga sementara ini ditampung di Jalan tol karena pemukiman mereka terendam," tuturnya. Ratusan warga yang mengungsi di jalan tol tersebut sebagian besar warga Kecamatan Kragilan dan Kibin. [an/jf]

KOMENTAR SERUU