ilustrasi mobil dinas anggota DPR

Tanjungpinang, Seruu.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, mencoret rencana pengadaan 22 unit mobil dinas anggota dewan dalam rancangan anggaran tahun 2012 karena dinilai tidak prioritas.

"Kami membahas anggaran secara rasional. Buktinya kami tidak menyetujui pengadaan mobil dinas untuk kami sendiri yang diajukan  eksekutif," kata Sekretaris Komisi II DPRD Tanjungpinang Asep Nana Suryana.

Rencana pengadaan mobil dinas untuk 22 anggota DPRD Tanjungpinang pada akhir 2011 mendapat sorotan negatif dari berbagai elemen masyarakat. DPRD Tanjungpinang menghormati dan menerima aspirasi yang disampaikan berbagai pihak.

Selain mencoret pengadaan mobil dinas untuk DPRD Tanjungpinang, rencana bantuan minuman kaleng dan sembako senilai Rp1 miliar juga tidak disetujui. Anggaran tersebut dialihkan menjadi  bantuan pangan untuk masyarakat miskin, dengan syarat penyerahannya dilakukan di daerah pemilihan yang melibatkan anggota legislatif.

"Kami menilai bantuan itu lebih tepat untuk ketahanan pangan masyarakat miskin," ujarnya.

APBD Kota Tanjungpinang 2012 yang disahkan Jumat (13/1) malam  defisit sebesar Rp117,55 miliar. Defisit anggaran terjadi karena pendapatan Tanjungpinang sebesar 653,998 miliar, sementara belanja mencapai Rp771,55 miliar.

"Defisit anggaran tersebut diprediksi dapat ditutup dengan keuntungan sebesar Rp112,558 miliar dari penyertaan modal di beberapa unit usaha," ujarnya.

Ia menambahkan, masalah krusial pada tahun anggaran 2012 antara lain pelaksanaan lanjutan proyek tahun jamak dan revitalisasi tepi laut.

Proyek revitalisasi tepi laut dianggarkan sebesar Rp5,8 miliar. Proyek itu dilaksanakan sejak 2011, namun kontrak kerja dengan perusahaan pemenang lelang diputus karena hingga akhir tahun tidak selesai. "Tahun 2011 anggaran proyek tersebut masih tersisa Rp1,8 miliar," ujarnya. [ndis]

KOMENTAR SERUU