Ilustrasi citra polisi

Banjarmasin, Seruu.com - Dua anggota Brimob Jakarta, Briptu JM dan Briadir DRP, menjadi tersangka kasus penembakan lima nelayan di perairan Kotabaru, Kalimantan Selatan. Mereka mengaku menembak karena mengira kelima nelayan itu perompak.

Kepala Bagian Humas Polda Kalimantan selatan (Kalsel) Ajun Komisaris Besar (AKB) Abby Nursetyanto, Sabtu (14/1), mengatakan kedua anggota Brimob iti diperiksa secara intensif di Markas Polda Kalsel sejak Jumat (13/1). "Petugas juga telah memeriksa nakhoda kapal tugboat Faria Usaha IX bernama Heri Gandaria terkait kasus penembakan ini," katanya.

Polda Kalsel bersama TNI AL dan Patroli 521 Mabes juga menahan kapal tugboat dan tongkang pengangkut peti kemas Lintas Segara. Sebelumnya petugas mengjar hingga perairan Senipah, Kalimantan Timur, kemudian kapal digiring kembali ke perairan Kotabaru, Kalsel.

Peristiwa penembakan kapal nelayan yang menyebabkan tewasnya salah seorang nelayan bernama Lampe tersebut terjadi Rabu (11/1) petang. Peristiwa bermula dari aksi kelima nelayan yang menambatkan perahu motor mereka di belakang kapal tongkang saat berada di perairan Tanjung Mangkok, di sekitar Pulau Sebuku, dengan alasan menghemat bahan bakar minyak (BBM).

Melihat aksi itu, anggota Brimob yang bertugas mengawal di kapal tugboat penarik tongkang pengangkut peti kemas marah dan memberondong nelayan asal Kecamatan Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, dengan tembakan menggunakan senjata laras panjang. Akibatnya, seorang nelayan bernama Lampe, tewas setelah terkena tiga tembakan dan Andi Baharudin luka parah. Sedangkan tiga nelayan lainnya, yaitu Sudirman, Herman, dan Ibrahim berhasil meloloskan diri setelah sempat membuka tali ikatan kapal dari kapal tongkang.

Dari hasil pemeriksaan sementara terungkap penembakan dilakukan karena mengira para nelayan adalah perompak yang belakangan ini banyak beraksi membajak BBM kapal-kapal di perairan Kotabaru.

Sementara kesaksian para nelayan yang selamat mengatakan bahwa mereka menambatkan perahu ke tugboat hanya untuk menghemat bbm saja. Dimana perahu mereka "nyantol" ke Tugboat dalam kondisi mesin mati. [ndis]

KOMENTAR SERUU