Ilustrasi (Istimewa)
"Hujan deras yang disertai angin kencang telah memporak-porandakan sedikitnya tujuh rumah di Desa Taman Sari, Dusun Sumber Sari 4, Kecamatan Gedungtataan, bahkan satu rumah rata dengan tanah akibat kencangnya angin tersebut,"

Pesawaran, Lampung Seruu.com - Sebanyak 18 rumah di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung rusak parah diterjang angin puting beliung Kamis sore (12/1/2012).

"Hujan deras yang disertai angin kencang telah memporak-porandakan sedikitnya tujuh rumah di Desa Taman Sari, Dusun Sumber Sari 4, Kecamatan Gedungtataan, bahkan satu rumah rata dengan tanah akibat kencangnya angin tersebut," ujar Kepala Desa Taman Sari, Henry Dunant, di Pesawaran, Jumat (13/01/2012).

Menurut dia, pihaknya telah melakukan pendataan rumah warga yang rusak di desa setempat dan data sementara, setidaknya ada tujuh rumah rusak parah, dan kerusakan tersebar di dua dusun, yaitu Dusun Sumber Sari I dan Sumber Sari II.

"Kebanyakan kerusakan rumah lebih disebabkan tertimpa pohon, dan atapnya rusak akibat terpaan angin puting beliung, dan ada satu rumah rata dengan tanah," ujarnya menerangkan.

Ketujuh orang warga yang rumahnya mengalami kerusakan tersebut, ia melanjutkan, adalah Tumino, Sugiri, Bardi, Warsih, Sutami, Wagimun, dan Munjamil.

Kepala desa itu mengatakan, selama ini baru sekali terjadi seperti itu baru kali pertama hujan deras sampai seperti itu.

Menurut dia, pihak desa telah melaporkan permasalahan tersebut kepada pihak pemerintah kabupaten untuk dapat ditindaklanjuti.

"Mudah-mudahan hari ini pihak pemerintah kabupaten setempat dapat mengambil langkah langkah penanganan serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa bencana tersebut," kata dia.[ast]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU