Kedungwadas Kalijali
Tidak ada saksi mata yang tahu bagaimana kedua korban terseret arus sungai. Kemungkinan banjir datang tiba-tiba dari arah hulu sungai sebab di bagian utara terjadi hujan amat deras

Purworejo, Seruu.com - Dua orang siswi, Sinta Oktavianti (16) siswi kelas I SMA Negeri 7 Purworejo dan Eka Sri Puji Astuti (18) siswi kelas III SMK Kartini Purworejo (Jateng), terseret arus Kalijali di Kedungwadas Desa Girimulyo Kemiri. Dari dua korban yang seluruhnya warga Desa Sutoragan RT 06 RW 03 Kecamatan Kemiri, Purworejo, seorang diantaranya yakni Sinta telah ditemukan dalam keadaan tewas. Sementara Eka sedang dalam pencarian, namun diduga telah tewas. 

Sinta ditemukan oleh warga setempat di sisi utara jembatan Winong di sisi timur sungai Desa Winonglor Kecamaan Gebang dalam keadaa telah tewas.

Sekretaris Desa Sutoragan, Muhammad Fauzan (44) mengatakan, Sinta mengajak Eka tetangganya mencari batu kali untuk bahan penelitian karena mendapat tugas dari gurunya.

Keduanya berangkat menggunakan sepeda motor Honda Supra Fit berboncengan pada Selasa sore (10/1/2012) pukul 17.00 ke arah hulu sungai di Kedungwadas Kalijali Desa Girimulyo Kecamatan Kemiri sekitar dua kilometer dari rumahnya.

Sampai di Kedungwadas, Sinta memarkir sepeda motornya di pinggir jalan depan gardu ronda. Keduanya kemudian menuruni tebing menuju tepi sungai untuk mencari batu. Jarak dari jalan ke tepian sungai sekitar sepuluh meteran.

"Tidak ada saksi mata yang tahu bagaimana kedua korban terseret arus sungai. Kemungkinan banjir datang tiba-tiba dari arah hulu sungai sebab di bagian utara terjadi hujan amat deras," ujar Fauzan.

Di lokasi kejadian, yang tertinggal hanya sepeda motor dan dua pasang sandal jepit milik kedua korban yang ditaruh di dekat pohon albasia di tebing sungai. Sementara telepon genggam korban juga ada di dalam jok sepeda motor.

Hingga malam hari, keduanya tidak kunjung pulang. Pihak keluarga korban merasa cemas dan berusaha mencari korban. Telepon genggam milik korban dalam kondisi aktif namun tidak ada jawaban saat dihubungi.

Hingga akhirnya Jasad Sinta Oktavianti berhasil ditemukan Rabu (11/1/2012) sekitar pukul 05.30. Kunci kontak sepeda motor juga ditemukan di saku korban.

Sementara itu menurut saksi Bejosusilo (50), warga Winong Lor, jasad Sinta Ontavianti ditemukan pertama kali terdampar di pinggir sungai Jali, tepatnya di Desa Winong Lor, Gebang, Purworejo.

"Saat itu saya tengah mencari kayu bakar di pinggir sungai. Saya tidak sengaja melihat korban terdampar di pasir tepi sungai dalam posisi tengkurap sudah meninggal dunia," ujarnya. [py]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU