Kendari, Seruu.com  - Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra Setio Bambang Wahyudi di Kendari, Rabu mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim untuk mengungkap terjadinya peristiwa penyerangan yang mengakibatkan terbunuhnya seorang tahanan di Kejari Baubabau.

"Sejak saya menerima laporan terjadinya peristiwa pembunuhan terdakwa di Kantor Kejari Baubau, langsung membentuk tim yang diketuai Asisten Pengawasan Kejati Sultra," kata Kajati Bambang Wahyudi, Rabu.

Meskipun belum ada laporan dari tim yang ditugaskan namun Kajati Sultra membatah kalau ada pihak yang menyebut personil kecolongan dalam menjaga keselamatan tahanan.  "Personil kejaksaan tidak memiliki senjata sehingga kewalahan menghadapi kelompok pelaku yang mendadak melakukan serangan dengan menggunakan senjata tajam," katanya.

Secara terpisah Kabid Humas Polda Sultra AKBP Fachrurrozi mengatakan pelaku sedang dalam pengejaran aparat kepolisian.  "Saat ketiga tahanan diserang sekelompok orang di Kantor Kejaksaan Negeri Baubau, Selasa sore (10/1), berkas perkara bersama tersangka, sudah diterima resmi oleh pihak Kejaksaan," kata Fachrurrozi.

Oleh karena sudah diterima secara resmi oleh pihak Kejaksaan, kata dia maka segala tanggung jawab yang terjadi kepada ketiga tahanan tersebut menjadi wewenang kejaksaan.

Informasi yang diperoleh dari Baubau, tiga tahanan Kejaksaan Negeri Baubau saat dikeluarkan dari sel tahanan untuk dipindahkan ke Lapas Kelas II Baubau, Selasa (10/1) sore,  diserang sekelompok orang tak dikenal.

Akibat penyerangan tersebut, satu tahanan bernama Salim tewas di tempat, sedangkan Rizki mengalami luka berat dan Herdin menderita ringan.  Salim tewas karena mengeluarkan banyak darah akibat luka tusukan benda tajam di beberapa bagian tubuh.

Sedangkan Rizki yang mengalami luka berat dan Rizki menderita luka ringan dapat diselamatkan setelah mendapat perawatan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau.

Kepala RSUD Kota Baubau, dr Aminuddin yang dihubungi melalui telepon membenarkan tewasnya Salim tersebut. "Saat tiba di rumah sakit, yang bersangkutan sudah tidak bernyawa lagi, sedangkan dua korban lainnya yang mengalami luka berat dan luka ringan dapat terselamatkan," katanya.(Ant)

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU