Ilustrasi (Istimewa)
"Salah satu langkah yang dilakukan adalah kegiatan kampanye kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah dan melakukan aktivitas mandi cuci kakus di sungai,"

Kandangan, Kalsel Seruu.com - Pemerintah Australia memberikan bantuan pembangunan dan perbaikan sanitasi kepada Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum setempat Tarjiddinnor melalui Pejabat Pembuat Komitmen Sanitasi Juli Wibowo, di Kandangan, Rabu, mengatakan, bantuan itu berupa dana hibah.

"Dana hibah tersebut diberikan Pemerintah Australia karena pemeritah daerah HSS telah memenuhi kriteria yang disyaratkan," ujarnya.

Kriteria itu adalah adanya Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) untuk Kegiatan Pengelolaan Air Limbah dan Persampahan Tahun Anggaran 2012-2014 yang telah diprogramkan Pemkab HSS.

Dokumen tersebut merinci tentang Rencana Program Investasi Jangka Menengah dan Dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) untuk dilaksanakan.

Ia mengatakan, program yang telah di susun oleh pemerintah daerah setempat sejalan dengan Program Australia Indonesia Infrastructure Grants For Sanitation atau Infrastructure Enchancement.

"Program tersebut bertujuan untuk mempercepat pencapaian pembangunan bidang air limbah dan persampahan, khusus diberikan kepada kabupaten dan kota di Indonesia yang telah memiliki dokumen perencanaannya," katanya.

Ia menjelaskan, dengan kucuran dana hibah tersebut, pemerintah daerah setempat pada awal 2012 memulai berbagai kegiatan yang berhubungan dengan pembangunan dan perbaikan sanitasi kesehatan.

"Salah satu langkah yang dilakukan adalah kegiatan kampanye kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah dan melakukan aktivitas mandi cuci kakus di sungai," katanya.

Kampanye itu tidak sebatas imbauan kepada masyarakat, tetapi ditindaklanjuti dengan membangun WC di rumah warga, khususnya mereka yang berdiam di sepanjang bantaran sungai.

Selain itu, katanya, pemerintah daerah setempat juga telah memprogramkan pembangunan lokasi pencucian baju umum yang sumber airnya berasal dari tanah.

Ia menjelaskan, besaran dana hibah yang diterima akan ditentukan berdasarkan harga satuan tetap untuk setiap komponen kegiatan dengan mengunakan Standar Harga Satuan dari Kementerian Pekerjaan Umum RI.[ant/ast]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU