ilustrasi

Samarinda, seruu.com - Banjir bandang akibat jebolnya kolam penampungan air milik sebuah perusahaan tambang batu bara menerjang sedikitnya 350 rumah milik warga di Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur.

Dari pantauan hingga Selasa petang, sejumlah warga dibantu personil TNI dan Brimob terlihat masih terus membersihkan lumpur yang tersisa setelah banjir air bah yang menerjang ratusan rumah di Kelurahan Sumpang Pasir Kecamatan Palaran pada Senin malam (9/1) tersebut.

Bahkan, beberapa mobil Pemadam Kebakaran juga terlihat diterjunkan di lokasi untuk membantu warga membersihkan sisa lumpur yang masih tergenang di rumah-rumah warga.

"Banjir disertai lumpur tersebut mulai berlangsung pada Senin malam sekitar pukul 20. 00 Wita. Banjir langsung menggenangi 350 rumah milik 350 Kepala Keluarga di enam RT," ungkap Lurah Simpang Pasir, Supianto, Selasa.

Selain merendam ratusan rumah warga, banjir juga kata dia menyebabkan sebuah jembatan ambruk dan merendam tiga sekolah yakni SD 008, SMPN 31 dan SMKN 11, sebuah masjid dan Kantor Lurah Simpang Pasir.

"Ketinggian air di kantor lurah mencapai 50 centimeter. Walaupun genangan air tidak berlangsung lama yakni hanya sekitar tiga hingga empat jam namun banjoir yang disertai lumpur tersebut merusak sejumlah peralatan dan fasilitas kantor, sekolah seta pagar tembok masjid ambruk," katanya.

"Terjangan banjir itu disebabkan jebolnya kolam penampungan air yang juga bekas galian tambang batu bara milik PT. Samarinda Prima Coal pada Senin sore," ungkap Supianto.

Genangan air terparah kata dia berlangsung di RT. 8 dan RT. 7 dengan ketinggian air hingga lebih satu meter.

"Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini sebab sebelum peristiwa berlangsung warga sudah kami himbau untuk segera meninggalkan rumah. Kerugian belum dapat kami hitung sebab ketua RT masih mendata harta benda milik warganya yang rusak. Tetapi, pada umumnya peralatan dapur, elektronik dan sejumlah kendaraan warga mengalami kerusakan akibat banjir air bah ini," kata Supianto. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU