ilustrasi

Serang, Seruu.com - Ribuan buruh dari Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh (ASPSB) Serang, berunjuk rasa di Kantor Bupati Serang Jalan Veteran Kota Serang, Selasa (10/1/2012), menuntut revisi UMK 2012.  Ribuan buruh yang datang ke halaman Pemkab Serang sekitar pukul 13.30 WIB karena sebelumnya melakukan aksi pemblokiran Jalan Raya Serang-Jakarta, mereka langsung melakukan orasi yang intinya mendesak Bupati Serang A Taufik Nuriman segera mengeluarkan rekomendasi revisi UMK Serang dari sebelumnya sebesar Rp1.320.500 menjadi Rp1.469.500.

"Jika hari ini rekomendasi revisi UMK dari Bupati Serang tidak keluar, kami bersama rekan-rekan buruh akan memilih menginap di Kantor Bupati," kata koordinator Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Serang.

Sebelum mendatangi kantor Bupati Serang di jalan Veteran No 1 Kota Serang, aksi unjuk rasa menuntut revisi UMK juga dilakukan para buruh dengan cara memblokir jalan raya Serang-Jakarta tepatnya di Cikande dan Kragilan serta akses masuk tol Ciujung di Serang, Selasa.

Aksi yang dilakukan ribuan buruh dari sejumlah organisasi buruh/pekerja di Kabupaten Serang tersebut dilakukan mulai sekitar pukul 04.30 WIB. Mereka melakulkan aksinya dengan cara menutup jalan Serang-Jakarta sekitar pasar Tambak, Ciujung dan Kecamatan Kragilan, Cikande Kabupaten Serang.

"Kami melakukan aksi sejak tadi pagi sekitar pukul 04.30 WIB. Jika tidak ada tanggapan dari Pemkab Serang, kami akan menginap di pendopo," kata Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kabupaten Serang Andi Cahyono.

Setelah sekitar dua jam para buruh melakukan orasi di depan Pemkab Serang dengan penjagaan ketat ratusan aparat keamanan. Sejumlah perwakilan buruh akhirnya diterima Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman untuk melakukan negosiasi dengan perwakilan buruh.

Namun hampir dua jam pertemuan perwakilan buruh dengan Bupati Serang belum membuahkan hasil, sehingga para buruh yang berada diluar kembali melakukan orasi sambil sesekali diselingi dengan menyanyikan lagu dangdut.

Hingga menjelang sore, sejumlah perwakilan buruh masih melakukan pertemuan dengan Bupati Serang Taufik Niuriman. Sementara para buruh di luar mulai tidak sabar dan memulai melakukan aksi lempar gelas air mineral ke arah aparat keamanan. [ndis]

KOMENTAR SERUU