Sampit, Seruu.com - Pesawat MA 60 yang terperosok ke dalam tanah gambut pada Sabtu (7/1) lalu di Bandar Udara Haji Asan Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, berhasil dievakuasi oleh tim teknisi.

"Evakuasi sempat memakan waktu selama tiga hari tiga malam dan pada Selasa pukul 02.15 WIB dinihari ban sebelah kiri pesawat baru berhasil dibebaskan dari tanah gambut," kata Kepala Seksi Keamanan dan Keselamatan Penerbangan Bandara Haji Asan Sampit Harianto di Sampit, Selasa (10/1).

Lambannya proses evakuasi badan pesawat karena peralatan pendukung tidak lengkap, bahkan kendaraan derek yang dipergunakan sempat berganti dua kali. Begitu ban pesawat sebelah kiri yang ambles diangkat dan terbebas dari tanah gambut badan pesawat MA 60 langsung ditarik ke tempat yang aman.

Pesawat MA 60 tersebut sudah ditarik ke apron untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim teknisi yang diri dari lima orang.

"Mulai Selasa (10/1) pagi pelayanan penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit untuk semua rute telah dibuka kembali karena penghalang landasan pacu sudah berhasil dievakuasi," katanya.

Kondisi Bandara Haji Asan Sampit telah dinyatakan aman untuk penerbangan dan lubang di tepian landasan pacu bekas MA 60 terperosok juga telah ditutup kembali.

Untuk Selasa (10/1) sedikitnya ada empat rute penerbangan, yakni Sampit-Pangkalan Bun, Sampit-Surabaya, Sampit-Semarang dan Sampit-Jakarta. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU