Blokir Jalan Oleh Buruh

Serang, seruu.com - Ribuan pekerja yang tergabung dalam Aliansi Serikat Buruh-Serikat Pekerja (ASBSP) Kabupaten Serang terus melakukan penekanan terhadap Gubernur Banten dan Bupati Serang. Dua kantor kepala daerah di Jalan Veteran Kota Serang rencana dikepung, Selasa (10/1) pagi. Massa ASBSP menuntut agar revisi UMK Kabupaten Serang 1.320.500 menjadi Rp 1.469.500 ditandatangani.

Sebelum mendatangi Kantor Gubernur dan Bupati Serang, massa buruh ini melakukan aksi blokir jalan di sejumlah titik sepanjang jalan Raya Serang-Jakarta. PHingga pukul 09:00 aksi pemblokiran jalan masih berlangsung.

Selain memblokir jalan utama Serang-Jakarta yang mengakibatkan kemacetan panjang di sekitar Tambak Dan Kragilan, aksi para buruh juga dilakukan dengan memblokir akses masuk gerbang tol Ciujung Serang.

"Kami mendapatkan informasi mulai pukul 10.30 WIB, para buruh juga menutup akses masuk gerbang tol Ciujung," kata Humas PT Marga Mandala Sakti (MMS) pengelola tol Tangerang-Merak, Hari Wirakusumah.

Sejumlah tempat yang dijadikan titik pemblokiran berada terowongan Tol Tangerang-Merak tepatnya di Desa Tambak, Kecamatan Kibin, DesaCimiung Kecamatan Walantaka dan Kecamatan Kragilan tak jau dari pabrik kertas PT Indah Kiat.

Massa buruh juga memblokir akses jalan menuju Rangkasbitungi – Cikande serta Balaraja, Tangerang. Akibat terjadinya pemblokiran jalan oleh para buruh, aktivitas kerja di kawasan industri Serang Timur lumpuh total. Bahkan sejumlah kantor instansi pemerintah juga terancam tak beroperasi dikarenakan para pegewai tidak bisa melintasi jalur ke Serang Timur.

Ratusan pasukan Dalmas Polres Serang yang diangkut menggunakan kendaraan truk nampak dikerahkan untuk mencairkan aksi blokir. Sejumlah pendemo berhasil digiring untuk segera bergerak ke Kantor Gubernur dan Bupati Serang. Meski demikian antrian kendaraan masih tetap menumpuk disepanjang jalur Industri tersebut.

Mumu Munawar, salah seorang pegawai Kantor Samsat Kabupaten Serang mengaku hingga saat ini masih belum dapat berangkat ke kantor yang berlokasi di Cikande, Serang Timur. “Sudah jam segini masih dijalan. Kalau begini kantor terancam tidak beroperasi,” keluh Mumu seraya masih mengharapkan jalur segera normal.

Sementara ratusan polisi lengkap dengan kendaraan perintis serta pagar kawat berduri disiagakan di kantor Gubernur Banten di Serang, Selasa, untuk pengamanan unjuk rasa buruh dari Kabupaten dan Kota Serang menuntut revisi Upah Minimum Kabupaten/kota (UMK) 2012. [mus]

KOMENTAR SERUU