Palembang,s eruu.com - Investor  asal India, PT Grandhi Mallikarjuna Rao (GMR) tertarik untuk membangun jalan tol baru di Provinsi Sumsel. Pemprov Sumsel menawarkan tiga ruas jalan yakni Kayuagung-Menggala Lampung sepanjang 186,39 kilometer, Betung-Jambi dengan panjang 98,65 kilometer dan Palembang-Tanjung Api-api (TAA) dengan panjang ruas jalan 70 kilometer.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Bappeda Sumsel,  Hendrian menjelaskan, pada penghujung tahun lalu, manajemen beserta konsultan dari PT GMR India telah bertemu langsung dengan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin terkait ketertarikannya membangun jalan tol baru di Provinsi Sumsel. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Sumsel memaparkan potensi dan visi provinsi Sumsel ke depan sebagai salah satu pusat lajur ekonomi di Pulau Sumatera.

"Sebenarnya banyak investor yang mau kerjasama dengan Provinsi Sumsel, salah satunya PT GMR itu. PT GMR  sudah bertemu langsung dengan Bapak Gubernur. Dari pertemuan itu, PT GMR sangat tertarik membangun jalan tol seperti yang akan dilakukan investor dari Malaysia,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (9/1).

Menyikapi hal tersebut, lanjut Hendrian, Pemprov Sumsel menawarkan kepada investor asal India ini tiga ruas jalan tol yakni Kayuagung-Menggala Lampung sepanjang 186,39 kilometer , Betung-Jambi dengan panjang 98,65 kiloemeter, dan Palembang-Tanjung Api-api (TAA) dengan panjang ruas jalan 70 kilometer. Ketiga ruas jalan tol ini akan terkoneksi dengan jalan tol Kayuagung-Jakabaring-Alang-ala ng Lebar (AAL)-Betung yang akan  dibangun.

"Apakah nanti dibangun semua atau salah satu saja, kita serahkan kepada GMR. Syukur kalau semuanya mereka ambil, otomatis mempelancar transportasi dari Lampung-Palembang-Jambi,” ucap Hendrian.
Sementara tindaklanjut perkembangan kerjasama investasi tersebut, lanjut dia, saat ini masih menunggu kepastian dari PT GMR setelah mempelajari penawaran dan prospek ke depan rencana pembangunan jalan tol tersebut serta evaluasi terkait perkiraan biaya investasi yang dibutuhkan.

"PT GMR sangat tertarik berinvestasi di Sumsel dalam bidang pembangunan jalan tol. Mereka juga sebelumnya sudah datang langsung ke Bappeda Sumsel untuk mengumpulkan data-data teknis dan pelengkap, dalam waktu dekat ini, mereka akan sampaikan hasilnya,”  tukasnya. [ndis]

KOMENTAR SERUU