Indra Wiragana
Mereka buang limbah sembarangan. Selain itu, bahan bakunya selain ikan juga dicampuri dengan pepaya yang dihaluskan. Padahal dalam bungkus dari produk tersebut ikan yang dikalengkan itu dicampuri dengan Lombok atau tomat,

Surabaya, Seruu.com -  Tiga perusahaan produsen ikan sarden ditutup oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jatim karena melakukan penipuan terhadap konsumen. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jatim, Indra Wiragana mengatakan penutupan dilakukan karena melakukan pelanggaran dalam proses pembuatan ikan sarden.

 

”Mereka buang limbah sembarangan. Selain itu, bahan bakunya selain ikan juga dicampuri dengan pepaya yang dihaluskan. Padahal dalam bungkus dari produk tersebut ikan yang dikalengkan itu dicampuri dengan Lombok atau tomat,” ungkapnya saat ditemui di kantornya, Senin (9/1/2012).

Menurut Indra Wiragana,  di Banyuwangi terdapat sekitar 75 pabrik sarden yang bahan bakunya disuplai Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muncar. Dari jumlah itu tiga diantara sudah ditutup karena tidak memiliki pengolahan limbah.

Dikatakan dia, melakukan penegakkan hukum pabrik pengolahan ikan di kawasan Banyuwangi, bukan pekerjaan mudah. Rata-rata pabrik di Banyuwangi dilindungi orang-orang berpengaruh. Baik dari Banyuwangi sendiri atau pun dari luar Banyuwangi.

‘’Sampai-sampai ada diantara mereka wadhul (mengadu) ke Pakde (gubernur) kalau pabriknya di tutup BLH. Tapi untungnya, pak gubernur mengerti kenapa penegakkan hukum harus saya lakukan terhadap pabrik bersangkutan,’’ ujar mantan Kabiro Hukum Pemprov Jatim ini.

Sementara itu dari tiga pabrik yang ditutup itu antara lain PT Pasific Harvest, PT Avila Prima Intra Makmur dan PT Blambangan Food Packers Indonesia.

 Diantara ketiga pabrik itu PT Avila Prima Intra Makmur ternyata juga berafiliasi dengan pabrikan di Sidoarjo. Produknya diekspor sampai ke Baltimore, USA.

‘’Kami juga laporkan kasus pidananya. Semuanya sudah ditangani Polda Jatim. Karena ranah hukumnya ada di sana (Polda) maka kami tidak lagi berhak mengawasi sampai dimana penanganannya,’’ pungkasnya. [yud]

KOMENTAR SERUU