Medan, Seruu.com - - Sidang kasus pembunuhan pegawai Bank BRI Syariah Cabang Medan, Sri Wahyuni Simangunsong di Pengadilan Negeri Medan, hari ini, berlangsung ricuh. Pihak keluarga korban yang belum bisa menerima kekejaman para terdakwa menghabisi Sri Wahyuni, bersama puluhan anggota ormas FPI, mencoba menyerang para terdakwa yang akan menjalani persidangan di ruang cakra V gedung PN Medan.

Dalam sidang hari ini, orang tua korban, Khainidar Lubis tampak histeris. Dia meminta agar para terdakwa dihukum mati. "Mereka harus dihukum mati. Nyawa putriku harus dibayar," teriaknya.

Kondisi ini sempat membuat petugas kepolisian kewalahan. Kapolsek Medan Baru, Doni Alexander tampak sibuk menginstruksikan anggotanya di belakang pengadilan untuk membantu pengamanan di ruang sidang. Namun, beberapa kali upaya evakuasi gagal karena dihadang oleh keluarga korban. Kekecewaan mereka bertambah setelah mengetahui hanya tiga dari empat terdakwa yang dihadirkan di ruang persidangan, yakni Eva, Lia, dan Herman. Sementara Erwin panjaitan, tetap berada di sel sementara karena alasan sakit.

"Hadirkan semua pelaku. Jangan karena dia anggota polisi, bisa sesukanya membuat alasan sakit," teriak Nurhidayah, Tante korban.

"Tadi masih lahap dia makan di dalam sel itu. Kami bisa hadirkan dokter pribadi untuk memeriksanya sakit atau tidak" imbuhnya.

Akibat situasi yang tak kunjung kondusif, persidangan akhirnya dibatalkan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) P. Siburian mengatakan, agenda persidangan adalah pembacaan dakwaan. Dia menuturkan, para terdakwa dikenakan pasal 365 ayat 4 tentang perampokan disertai pembunuhan.

"Hari ini agenda pembacaan dakwaan. Pasal yang dikenakan 365, tuntutannya bisa seumur hidup," ucapnya seraya berlalu.

Sekedar mengingatkan, kasus pembunuhan terhadap Sri Wahyuni terjadi pada Agustus 2011 lalu.  Keempat pelaku menyamar sebagai petugas kepolisian dan perhubungan dan berpura-pura sedang melakukan razia. Dengan modus tersebut, pelaku berhasil merampok Sri wahyuni serta membunuhnya dan membuang mayatnya. Jenazah Wahyuni ditemukan di kawasan hutan di daerah Pangururan, Kabupaten Samosir, sekitar 250 kilometer dari Medan. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU