Kepala Biro Pemerintahan Jawa Timur (Jatim), Suprayitno
Yang bersangkutan tidak minta langsung kepada yang akan dilantik melainkan meminta kepada Kepala Bagian Pemerintahan di daerah yang Kepala daerahnya akan dilantik

Surabaya, Seruu.com - Setelah sempat tersandung proyek bantuan jalan lingkungan yang tidak pernah terselesaikan proyeknya, kembali Kepala Biro Pemerintahan  Jawa Timur (Jatim), Suprayitno tersandung masalah.  

 

Kali ini terkait kasus permintaan Kepala Biro Pemerintahan Jatim kepada para calon kepala daerah di kabupaten maupun kota di Jatim yang terpilih untuk segera dilantik menjadi kepala daerah.

Masing-masing kepala daerah terpilih “dimintai” sejumlah uang yang nilainya variatif antara Rp 50 juta hingga Rp 100 juta agar proses pelantikan dan pengurusan di Depdagri bisa lancar.

“Yang bersangkutan tidak minta langsung kepada yang akan dilantik melainkan meminta kepada Kepala Bagian Pemerintahan di daerah yang Kepala daerahnya akan dilantik,” ujar sebuah sumber yang dapat dipercaya dan enggan disebut namanya, Senin (9/1/2012)

Tak hanya melakukan pungli kepada para calon kepala daerah yang terpilih, Suprayitno selaku sekretaris Desk Pilkada di Jatim memanfaatkan sidak Gubernur Jatim ke daerah-daerah dengan menggunakan Helikopter dibebankan ke masing-masing daerah yang menggelar Pilkada.

”Dengan dalih butuh biaya sewa  helikopter dan untuk menservis gubernur, yang bersangkutan minta uang Rp 30 juta. Padahal normalnya kalau sewa helicopter biayanya Cuma Rp 10 juta,”terang sumber tersebut . [yud]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU