Limbah yang bersumber dari Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Mojokerto

Surabaya, Seruu.com -  Sebuah Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Mojokerto ditutup oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jatim karena kedapatan melakukan pengrusakan lingkungan khususnya Kali Moro sehingga mengalami penyempitan sungai.

 

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jatim, Indra Wiragana mengatakan perusahaan tersebut dipaksa tutup karena telah melakukan penutupan pinggir sungai dengan membangun jalan yang dilalui oleh kendaraan berat dari proyek tersebut.

”Sungai tersebut jadi sempit dan lama-kelamaan akan mengalami pendangkalan. Meski tampak sepele tapi ini sudah melakukan pelanggaran terhadap UU lingkungan hidup dan UU pengolahan SDA,”terangnya saat ditemui di kantornya, Senin (9/1/2012).

Mantan Kadisnakertransduk Jatim ini mengatakan untuk penegakan hukum lingkungan hidup di Jatim digunakan pasal berlapis untuk menjerat tersangka.

”Kami akan menjerat para perusak lingkungan itu dengan tindak pidana hukum lingkungan, tindak pidana UU kehutanan dan tindak pidana UU pengolahan SDA.

” Biar jera para pelaku pengrusakan lingkungan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” jelasnya.

 Untuk proses hukum para pengrusakan lingkungan, Indra Wiragana mengakui kalau pihaknya kesulitan untuk melakukan penyidikan namun BLH Jatim sudah bekerja sama dengan Polda Jatim untuk memprosesnya.

” Kami memiliki Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) terbatas sehingga kami melibatkan Polda untuk jalur hukumnya,”pungkasnya. [yud]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU