Kotim, Seruu.com - Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Jhon Krisli menilai terperosoknya pesawat Merpati MA 60 di Bandar Udara Haji Asan Sampit, Kalimantan Timur, akibat kecerobohan pilot. .

"Kapten pilot MA 60 Saptono ceroboh dan terlalu berani mengambil resiko dengan memutar arah tidak pada tempatnya," Jhon di Sampit, Senin (9/1). Tindakan itu, kata Jhon, dapat membahayakan penumpang. Sehingga sanksi harus diberlakukan pada Kapten Pilot Saptono.

Panjang landasan pacu Bandara Haji Sampit saat ini mencapai 1.850 meter dengan lebar 30 meter. Kondisi lapangan juga dalam keadaan bagus serta layak didarati oleh pesawat jenis Boeing dan Foker. "Jadi tidak ada alasan kalau lapangan tidak memenuhi syarat," katanya.

Pihak pengelola Bandara Haji Asan Sampit juga telah menyiapkan secara khusus untuk tempat berputar arah, yakni posisinya berada di ujung landasan pacu dan lebarnya mencapai 45-50 meter.

Menurut Krisli, akibat kecerobohan kapten pilot Saptono tersebut pemerintah daerah dan masyarakat Kotim sangat dirugikan karena pelayanan penerbangan ke semua tujuan sekarang ditutup total.

Pihak Merpati sebetulnya juga telah melanggar perjanjian kontrak kerjasama operasional dengan Pemerintah Kabupaten Kotim. Pada kontrak untuk melayani penerbangan di Bandara Sampit adalah Merpati harus menyediakan pesawat Boeing 737 seri 200, namun dalam pelaksanaannya pihak manajemen Merpati sering menggunakan pesawat MA- 60.

"Kami dan masyarakat sudah sering memprotes kebijakan tersebut, namun tidak pernah dihiraukan," katanya.

Sementara Kepala Seksi Keamanan dan Keselamatan Penerbangan Bandara Haji Asan Sampit, Harianto mengatakan, evakuasi badan pesawat sedikit terhambat karena minimnya peralatan pendukung. Bahkan tim teknisi yang didatangkan pihak Merpati juga tidak mampu berbuat banyak dan mengalami kesulitan di lapangan.

Untuk sementara pelayanan penerbangan di Badnara Haji Asan ditutup hingga batas waktu yang tidak dapat ditentukan hingga badan pesawat MA 60 berhasil dievakuasi dari landasan pacu.

"Sejak pesawat MA 60 terperosok pada Sabtu (7/1) pukul 15.45 WIB atau dalam dua terakhir pelayanan penerbangan di Bandara Haji Asan Sampit ditutu total dan sedikitnya ada 10 jadwal penerbangan yang dibatalkan, yakni tujuan Sampit-Pangkalan Bun, Sampit-Banjarmasin, Sampit Surabaya dan Sampit-Jakarta," katanya. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU