Ilustrasi (Istimewa)

Makassar, Seruu.com - Seorang warga Kelurahan Nunu, Kecamatan Palu Barat, Sulawesi Tengah, Minggu malam tadi ditemukan tewas mengenaskan. Korban bernama Anwar Ibrahim ini ditemukan telah terbujur kaku dengan kondisi luka tebas di bagian leher.

Informasi yang dihimpun, Warga Jalan Tentena 3 BTN Silae, Palu Barat ini ditemukan tewas sekitar pukul 22:00 Wita di jalan Beringin, palu.  Hal itu membuat panik warga sekitar dan langsung berjaga-jaga. Pasalnya mereka khawatir akan mendapat serangan, sebab mereka sempat bentrok dengan warga Palu Selatan, Sabtu lalu.

Kematian korban dibenarkan Kapolres palu, AKBP Ahmad Ramadhan. Ia mengatakan korban tewas ditebas benda tajam dibagian dagu hingga ke leher. Namun demikian ia membantah korban tewas karena imbas bentrokan antara Kelurahan Nunu dengan Kelurahan Tavanjuka.

“Ini tidak terkait dengan bentrokan kemarin. Tapi Penyebabnya masih dalam penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi,” kata AKBP Ahmad Ramadhan, Senin, (9/1/2012).

Ia menambahkan, dari pengembangan kasus hingga tadi malam, petugas yang melakukan penyisiran disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), berhasil menemukan sebilah parang berbentuk sangkur. Parang tersebut ditemukan berlumuran darah yang terbungkus dalam sarung.

Usai identifikasi di lokasi, korban yang berumur 35 tahun itu langsung dibawa ke RS Bhayangkara Palu untuk diotopsi. Sementara sepeda motor yang diduga milik korban bernomor polisi DN 4264 JC diamankan petugas sebagai barang bukti.

Sementara itu, penjagaan aparat kepolisian dibantu oleh pasukan TNI-AD di perbatasan Kelurahan Nunu dan Kelurahan Tavanjuka masih diperketat. Pengamanan terkait dengan bentrok yang memakan 1 korban jiwa Sabtu lalu dan penemuan mayat tadi malam.[asb]

 

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU