Pekanbaru, Seruu.com - Terkait dengan bermunculannya titik api baru di daerah Riau, Badan Meteoroligi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat, menyebut bahwa minimnya curah hujan menjadi salah satu sebab bermucnulannya titik api tersebut, selain itu juga dikarenakan suhu udara yang semakin terik.

Hal ini juga dibenarkan oleh Marzuki, selaku analisi BMKG pekanbaru. Kendati demikian, dia memprediksi bahwa pada Minggu (09/01/2012) hujan sudah akan mengguyur wilayah Pekanbaru dan sekitarnya, sehingga dapat mengurangi jumlah titik api di daerah tesebut.

"Pastinya karena panas banyak muncul titik api. Namun prediksi besok (Minggu 8/1), hujan akan sudah mulai turun dan ini berkemungkinan membuat jumlah titik api berkurangnya," kata Marzuki di Pekanbaru, SABTU (07/12/2011).

Selain analisi diatas, BMKG juga menyebut adanya gangguna cauca yang bermuara di baratdaya sumatera dan samudera Hindia, sehingga menyebabkan suhu udara di provinsi Riau sempat mendekati kondisi ekstrim, yaitu mencapai 34,6 drajat.

Suhu udara di sebagian besar Provinsi Riau termasuk Pekanbaru sebelumnya sempat dikabarkan mendekati kondisi ekstrim yakni mencapai 34,6 derajat celsius. Pemicunya adalah gangguan cuaca yang bermuara dari Barat Daya Sumatera atau Samudra Hindia. [ant/nr]

KOMENTAR SERUU