ilustrasi (Ist)
Bagaimana tidak, pria renta tersebut saat ini mendekam di Rutan Sinjai setelah dititipkan oleh kepolisian. Padahal, pemilik kebun telah mengeluarkan pernyataan hitam diatas putih jika pemilik tidak keberatan dengan perbuatan Rawi

Makassar, Seruu.com - Diduga mencuri merica seberat setengah kilogram dikebun warga desa tetangga, seorang petani renta di Sinjai, Sulawesi Selatan, terpaksa berurusan dengan kepolisian. Namun, polisi diduga melakukan pemaksaan kehendak untuk memproses pria bernama Rawi, 66 tahun.

 

Bagaimana tidak, pria renta tersebut saat ini mendekam di Rutan Sinjai setelah dititipkan oleh kepolisian. Padahal, pemilik kebun telah mengeluarkan pernyataan hitam diatas putih jika pemilik tidak keberatan dengan perbuatan Rawi.

Hal tersebut disesali Munah, istri Rawi. Warga Deusun Sengkang, Talle, Kecamatan Sinjai Selatan ini meminta agar polisi membebaskan suaminya dari rutan tersebut. Apalagi sepengetahuan Munah, suaminya tidak pernah mencuri merica seperti yang dituduhkan, melainkan telah difitnah oleh tetangganya sendiri.

"Suamiku tidak mencuri. Dia hanya difitnah oleh seseorang," kata Munah.

Hal itu juga dibenarkan oleh Abbase, sang pemilik merica. Ia mengaku tidak merasa kehilangan dengan merica setengah kilogram. Sehingga ia pun tidak keberatan dengan perbuatan Rawi, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Informasi yang dihimpun, kasus bermula saat Rawi akan mengambil pakan ternak untuk sapinya di kebun Abbase. Namun salah seorang tetangga tersangka mengaku melihat Rawi mengambil merica. Hal itu kemudian disampaikan kepada Abbase agar melapor ke polisi.

Akhirnya Rawi ditangkap pada akhir bulan November 2011 dan kini masih mendekam di Rutan setempat. [hsb]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU