Jakarta, Seruu.com - Pihak Kepolisi belum menetapkan tersangka bentrokan warga sipil di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Puncak Jaya, Papua yang terjadi Rabu(4/1) lalu. Hingga saat ini Kepolisian Daerah Papua tengah mencari pelaku dan motif yang menewaskan 3 warga sipil tersebut. 

"Saat ini, kasus sedang ditangani oleh Polres Puncak Jaya. Sekarang, sedang mencari pelaku dan juga motifnya," kata Kadiv Humas Polri Irjen (pol) Saud Usman Nasution di Mabes Polri Jakarta, Jumat (6/1).

Menurut Saud, bentrokan yang diduga terkait konflik pilkada tersebut melibatkan dua kelompok pendukung Simon Anom dan pendukung Elvis Tabuni. "Ada 2 kelompok. Pertama, kelompok pendukung (Presminom Anom). Kedua, kelompok pendukung (Elsit Tauni). Dua kelompok ini terjadi tawuran dan perkelahian. TKP di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Puncak Jaya," terangnya.

Akibat bentrokan tersebut 3 warga meninggal dunia, yakni Genes Kagoya (laki-laki) 35 tahun, akibat terkena panah dan parang, Elemina Magai (perempuan), 30 tahun, akibat kena panah, dan Karir Mayau (laki-laki), 50 tahun yang terkena tembakan.  

Sementara sejumlah warga yang terluka berjumlah 7 orang, diantaranya  Oktavianus Magai (35) terkena panah, Sepimurip (35) terkena panah, Weynus Kalabetne (30) kena panah, Yakobus Kagoya (30) terkena panah, Hibarinus Murip (40) terkena tembak, Apel Paguni (20) terkena panah, dan Saverius Murip (30) terkena panah. [jr]

KOMENTAR SERUU