Cianjur, Seruu.com - Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Cianjur, Jawa Barat, membantah pernyataan anggota DPRD yang menyebutkan jumlah tenaga kerja wanita (TKW) asal daerah itu yang meninggal selama 2011 sebanyak 77 orang.

Kepala Seksi Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinsosnakertrans Cianjur Ubaidillah, Jumat (6/1), mengatakan jumlah TKW asal Cianjur yang meninggal selama 2011 hanya empat orang. Sedangkan jumlah TKW bermasalah 77 kasus.

"Pernyataan anggota dewan itu keliru, bukan 77 orang yang meninggal, tetapi empat orang. Benar kalau perkara yang kami tangani sebanyak 77 kasus," terang Ubaidillah.

Ia mengatakan, empat TKW yang meninggal itu, dua di antaranya telah dipulangkan ke Cianjur. Sedangkan dua lainnya masih tertahan di negara tempat TKW bekerja. Keduanya bernama Jamilah dan Imas.

"Prosedur untuk mengembalikan jenazah TKW telah dilakukan. Saat ini kami tengah berupaya berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar kedua jenazah TKW asal Cianjur itu bisa dipulangkan," katanya.

Sementara itu, terkait 77 kasus ketenagakerjaan yang menimpa para TKW asal Cianjur, dilatarbelakangi persoalan yang beragam, mulai gaji tidak dibayar, hilang kontak, hingga kasus penganiayaan yang dilakukan majikan.

"Semua kasus TKW yang masuk hampir seluruhnya bermasalah dalam dokumen ketenagakerjaan, bahkan tidak sedikit yang berstatus buruh migran ilegal," katanya. [ndis]

KOMENTAR SERUU