Pencuri pisang cilacap
Pemeriksaan terhadap kedua tersangka merupakan inisiatif Kejari Cilacap. Kami mendatangkan dua psikolog Reni Kusumawardani dan Riski Praptikasari, terkait pemberitaan di media massa yang menyebutkan jika salah satu tersangka, yakni Kuatno mengalami keterbelakangan mental, kata Suliyati

Cilacap, Seruu.com –  Dua tersangka pencuri pisang di Kesugihan Cilacap (Jateng) dipastikan mengalami gangguan mental. Berdasar hasil pemeriksaan oleh psikolog atas permintaan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilacap, tersangka Kuatno (22) dan Topan (25), mengalami retardasi mental.

 

Retardasi mental ialah keadaan dengan intelegensia yang kurang (subnormal) sejak masa perkembangan (sejak lahir atau sejak masa anak).

Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap, Sulijati mengatakan, hasil pemeriksaan menggunakan tes Raven terhadap Kuatno, diketahui bahwa tersangka tersebut memiliki kemampuan penalaran pada "grade" 5 kategori retardasi mental, sedangkan tersangka Topan memiliki kemampuan penalaran pada "grade" 4 kategori di bawah rata-rata minus.

Sedang hasil tes Hustler, tersangka Kuatno diketahui memiliki nilai"IQ Verbal" sebesar 46, "IQ performace" 42, dan "IQ Total" 41 retardasi mental. Sementara tersangka Topan memiliki nilai "IQ verbal" 49, "IQ Performance" 46, dan "IQ Total" 44.

“Pemeriksaan terhadap kedua tersangka merupakan inisiatif Kejari Cilacap. Kami mendatangkan dua psikolog  Reni Kusumawardani dan Riski Praptikasari, terkait pemberitaan di media massa yang menyebutkan jika salah satu tersangka, yakni Kuatno mengalami keterbelakangan mental,” kata Suliyati, Jumat (6/1/2012).

Dikatakan Suliyati, atas hasil pemeriksaan tersebut, Kejari Cilacap tidak bisa menerima penyerahan tersangka dan barang bukti dari Polres Cilacap. “Berkas tetap ada di Kejari, namun pengiriman barang bukti dan tersangka tidak kami terima,” kata Suliyati.

Suliyati menyarankan agar Polres Cilacap untuk melakukan pemeriksaan kesehatan serta psikologi terhadap para tersangka. Hal ini karena berkas tersebut belum dilakukan pemeriksaan kesehatan dan psikologi oleh penyidik.

Seperti diberitakan Seruu !! sebelumnya, Polres Cilacap tengah memproses dua tersangka pemuda yang diduga mengalami keterbelakangan mental pada kasus pencurian pisang. Tersangka Kuatno (21) dan Topan (25) warga Mertasinga Cilacap ditangkap Jumat (11/11/2011) siang saat mencuri pisang di Kalisabuk, Kesugihan, Cilacap. Kasus pencurian pisang berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan pencurian pisang pada Jumat, 11 November 2011. Barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) berupa sebanyak 9 tandan pisang. (py)
 

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (2 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU