Anwar Adnan Saleh, gubernur Sulbar

Mamuju, Seruu.com - Pembangunan jalan strategis nasional di Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2011 gagal karena lemahnya sumber daya aparat pemerintah melaksanakan program tersebut. Demikian dikatakan Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Kamis, saat melaksanakan rapat koordinasi dengan sejumlah Kepala Satuan Kerja Daerah Provinsi Sulbar.

Ia mengatakan, pada tahun 2011 sebelumnya, direncanakan pembangunan jalan nasional sepanjang 100 kilometer untuk meningkatkan sarana infrastruktur jalan di Sulbar.

Menurut dia, jalan yang akan dibangun itu diantaranya dari Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju menuju Kecamatan Salubato Kabupaten Mamasa dan menghubungan dengan Kabupaten Tana Toraja Provinsi Sulawesi Selatan.

Kemudian jalan lainnya yang akan dibangun adalah jalan antara Kecamatan Malabo Kabupaten Mamasa menuju Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar.

Namun kata dia, jalan itu gagal dibangun sampai tahun 2011 selesai, karena berbagai masalah diantaranya adalah karena pejabat di Sulbar tidak mampu mengurusi pembangunan jalan yang mengandalkan bantuan pemerintah pusat melalui APBN dengan jumlah miliaran rupiah itu.

"Jalan tersebut gagal dibangun karena pejabat pemerintah di Sulbar tidak mampu mengurus anggarannya dari pusat masuk ke Sulbar sehingga ini akan menjadi evaluasi kita bersama agar tidak lagi terjadi demikian tahun ini," katanya.

Gubernur mengatakan, jalan nasional yang gagal dibangun tahun lalu itu harus diperjuangkan lagi pada tahun ini agar dapat meningkatkan infrastruktur jalan di Sulbar yang sangat berperan bagi kemajuan pembangunan ekonomi daerah.

"Pembangunan jalan nasional di Sulbar itu harus dimasukkan dalam Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang diprogramkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional pada tahun ini," katanya.

Sehingga ia meminta agar pejabat di Sulbar khususnya pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulbar dapat bekerja lebih maksimal agar proyek jalan nasional yang gagal ditahun 2011 dapat direalisasikan tahun 2012. [ms]

KOMENTAR SERUU