Pekanbaru, Seruu.com - Tim Koalisi Firdaus-Ayat Cahyadi melaporkan KPU Kota Pekanbaru ke Polda Riau, Kamis (5/1), terkait Surat Keputusan KPU Pekanbaru Nomor 79 Tahun 2011 tertanggal 28 Desember 2011 tentang Pengguguran Firdaus MT sebagai Calon Walikota Pekanbaru 2011.

Ketua Tim Pemenangan Firdaus-Ayat Cahyadi, Chaidir, memimpin langsung proses pelaporan bernomor STPL/7/I/2011/SPKT/Riau tersebut. Tim pemenangan Firdaus-Ayat Cahyadi disebut PAS (Profesional Amanat dan Santu) ini menilai SK penganuliran Firdaus MT tersebut dinilai ilegal dan sangat merugikan baik bagi calon mapupun partai koalisi dan ilegal.   

Untuk mengeluarkan SK, kata Chaidir, ada aturannya. Apalagi perkara mengenai sengketa Pemilukada sudah kadaluarsa, sedangkan kasus pidana dugaan memberikan keterangan palsu masuh dalam proses di kepolisian. Selain itu Keputusan yang dikeluarkan KPUD Kota Pekanbaru, kata Chaidir, disamping melanggar hukum juga telah melawan kehendak rakyat, karena rakyat Kota Pekanbaru sudah menentukan sendiri pilihannya.

"Keputusan yang dikeluarkan KPU Kota Pekanbaru ini, selain melawan hukum, juga bertolakbelakang dengan kehendak rakyat. Karena, KPU tidak mengindahkan aspirasi mayoritas rakyat Kota Pekanbaru yang telah memilih Firdaus," jelasnya.

Bahkan menurut Chaidir, kalau dilihat dari aturannya, keputusan KPU Pekanbaru itu juga sudah kadaluwarsa, mengingat pasangan Firdaus-Ayat Cahyadi telah definitif sebagai calon Walikota dan calon Wakil Walikota sejak April 2011 lalu. "Hal ini tidak bisa diganggugugat lagi. Kalau dasarnya memang bermasalah, ini kan' sudah diproses di kepolisian. Kami tinggal tunggu saja hasilnya," tuturnya.

Artinya, lanjutnya, apa yang menjadi dasar penetapan hukum sehingga Firdaus digugurkan sampai saat ini tidak jelas, dan KPU Kota Pekanbaru harus bertanggungjawab. "Atas dasar ini pula, kami menganggap KPU Kota Pekanbaru tidak netral dalam menjalankan tugasnya. Bahkan cenderung membela salah satu pasangan calon, dalam hal ini pasangan Berseri (Septina Promawati-Erizal Muluk, Red)," katanya.

Seperti diketahui KPU Kota Pekanbaru, Riau, menggugurkan calon wali kota terpilih, Firdaus MT karena ditenggarai memalsukan dokumen pencalonan terkait status istri. Penganuliran tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan KPU Pekanbaru Nomor 79 Tahun 2011 tertanggal 28 Desember 2011. [jf]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU