Halimtoha (Kanan) Kankeminag Sampang Saat mencoba menemui para pengungsi Syiah
Jaminannya saya, saya pertaruhkan nyawa saya demi sampeyan semua, sampeyan saudara saya mari berpikir lewat hati

Sampang, Seruu.com - Ratusan pengungsi Syiah Sampang, Madura, mencak-mencak dan mengamuk di tempat penampungannya di GOR Tenis Indoor Kota Sampang, mereka merasa dipaksa untuk pulang, padahal di kampung halaman mereka belum aman.

 

Mereka berteriak-teriak sambil mengangkat tangan tidak bersedia di pulangkan karena di kampung halaman mereka di desa Karang Ggayam, Kecamatan Omben belum tentu terjamin kemanannya.

Bahkan, kepala kementrian agama Sampang yang ikut memberikan pengarahan, jika di kampung halaman mereka sudah aman tidak digubris.

“Jaminannya saya, saya pertaruhkan nyawa saya demi sampeyan semua, sampeyan saudara saya mari berpikir lewat hati,” terang KH. Halim Toha, Kankemenag Sampang, Kamis (5/1/2012).

Sementara sejak tiga hari yang lalu, Pemkab Sampang dan aparat keamanan di Sampang meminta agar para pengungsi segera pulang, karena di kampung mereka sudah aman dan masih di jaga ratusan aparat keplosian. [mif]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU