Bogor, Seruu.com - Kantor PT Trikomsel Oke Tbk, distributor produk dari provider XL, yang berlokasi di ruko 10 Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor dibobol maling, Rabu (4/1) dini hari. Pelaku yang berjumlah dua orang menggunakan helm tertutup terekam kamera CCTV di kantor itu. Dalam aksinya, pelaku berhasil menggasak sekitar 60 unit HP berbagai merek.

Akibat kejadian itu, PT Trikomsel mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Kasus pencurian itu sudah dilaporkan ke Polsek Tanahsareal. Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan teralis di ruangan belakang dirusak dengan cara digergaji pelaku.

Irvan Lesmana, Finance Control Asisten Manager PT Trikomsel Oke Tbk Bogor, menjelaskan, berdasarkan rekaman CCTV di kantornya, dua pelaku beraksi sekitar pukul 01.30.

Pelaku yang menggunakan helm tertutup mengacak-acak sejumlah ruangan dan menggasak puluhan HP yang disimpan di gudang. "Pelaku diduga masuk lewat belakang kantor, karena bagian teralis rusak digergaji pelaku," ujar Irvan Lesmana saat ditemui di kantornya, Rabu siang.

Dalam aksinya kata Irvan, pelaku sempat berusaha menghilangkan jejak dengan menutupi kamera CCTV dengan lakban hitam dan sapu. Di kantor Trikomsel katanya, terpasang empat kamera CCTV.

"Satu di depan, ruang tengah, di atas dan di gudang," katanya.

Dia belum bisa memprediksi besarnya kerugian akibat pencurian itu. Namun jumlah HP yang dicuri mencapai 60 unit dengan harga satu HP sekitar Rp 700.000. Aksi pencurian itu katanya, pertama kali diketahui salah satu office boy (OB) bernama Suharno.

"Pagi itu OB yang buka pintu kantor. Dia kaget melihat kondisi bagian belakang kantor berantakan," ujarnya.

Setelah dicek, ternyata puluhan HP di gudang sudah hilang. Kejadian itu kemudian dilaporkan OB itu ke karyawan lainnya. Irvan mengakui, kantornya tidak dijaga petugas keamanan internal. Oleh karena itu, pihaknya memasang 4 kamera CCTV.

"Kalau di luar ruko sih ada satpam yang jaga. Tapi, kalau di dalam ruko tidak ada yang jaga," ujarnya.

PT Trikomsel, katanya, merupakan perusahaan distribusi semua produk XL di wilayah Bogor. Kantor berlantai 4 itu baru setahun beroperasi. "Komputer di ruang tengah tidak diambil, termasuk uang tunai di dalam brankas," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Tanahsareal Kompol Indratningsih membenarkan pencurian itu. Sejauh ini, pihaknya sudah menyelidiki kejadian itu. "Ada dua CCTV, tetapi ditutupi, yang di tengah ditutupi. Orangnya kelihatan di CCTV, tapi pakai helm," katanya. [ndis]

KOMENTAR SERUU