Jalan Propinsi Di kecamatan Tergenang Banjir
Sepeda saya terpaksa di naikkan ke becak untuk melintas di genangan banjir ini dengan bayar 20 ribu, kalau tidak saya tidak segera sampai tujuan, - Husni Mobarok

Bangkalan, Seruu.com - Puluhan rumah di dua kampung di desa Blega Kecamatan Blega, kabupaten Bangkalan, Madura, Kamis (5/1/2011) pagi, terendam banjir se tinggi satu meter, luapan banjir tersebut terjadi sejak pukul 3 dini hari yang desabkan air kiriman dari kecamatan Geger dan kecematan Konang yang merupakan dataran tinggi serta kondisi air laut pasang.

Beberapa pengguna jalan khsusnya bagi roda dua yang akan melintas di kawasan kecamatan Blega yang menghubungkan kabupaten Sampang dan kabupaten Bangkalan tersebut, harus mengeluarkan kocek dalam agar bisa milintas dengan menggunan becak. Kalau tidak sepeda motornya akan macet karena tergenang air.

Tidak hanya puluhan rumah saja yang tergenang banjir kirimina tersebut, Mapolsek Blega dan SDN I Blega serta masjid Blega juga tergenang Banjir, sehingga ratusan warga harus menyelamatkan barang-barang berharganya ke tempat yang lebih tinggi.

“Sepeda saya terpaksa di naikkan ke becak untuk melintas di genangan banjir ini dengan bayar 20 ribu, kalau tidak saya tidak segera sampai tujuan,” terang Husni Mobarok, warga Sampang saat mau ke tempat kerjanya di Kota Bangkalan, Kamis (5/1/2012)

Husni menjelaskan, banyak sepeda motor yang meberanikan diri melintas banyak macet di tengah genangan air banjir, sehingga harus mencari bengkel untuk bisa menghidupkan.

“Yang tegenang banjir ada beberapa fasilatas umum seperti Masjid, Musolla, dan ada beberapa toko sehingga memilih menutupnya juga sekolah dasar dan Mapolsek,” ujarnya.

Semetara itu, Rofik warga dusun Laok Songai Blega megatakan, penyebab terjadinya banjir tersebut di akibatkan hujan deras dan air laut pasang dari dua kecamatan yakni kecamtan Konang dan kecematan Geger tidak bisa mengalir kelaut.

“Disini sudah menjadi langganan banjir di setiap musim hujan. Sebab, sungai yang ada merupakan lintasan air yang menuju kelaut dan hingga kini dari pihak pemerintah setempat sendiri belum ada upaya penanggulangan terjadinya banjir ketika musim hujan tiba,” ungkapnya.[mif]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU