Demo FPI Makasar

Makassar, Seruu.com - Panglima Laskar Front Pembela Islam (FPI) Sulsel Abdurrahman dituntut hukuman penjara selama 10 bulan penjara di Pengadilan Negeri Makassar.

Selain Panglima FPI, Jaksa Penuntut Umum JPU juga menuntut dua terdakwa lainnya yang merupakan anggota FPI yaitu Riswandi Abubakar dan Arifuddin selama delapan bulan. Tuntutan ini lebih rendah dengan jeratan hukuman yang membelit pimpinannya.

Jaksa Penuntut Umum Muhammad Adnan, dalam tuntutannya menyatakan ketiga terbukti telah melakukan pengerusakan dan dikenai pasal 10, pasal 160, serta pasal 335 KUHP dengan ancaman hukuman 10 bulan penjara. "Dengan demikian, terdakwa dikenakan pasal berlapis, yakni telah menghasut dan merusak barang,” terang Adnan Hamzah kepada wartawan usai membacakan tuntutannya, Rabu (4/1/2012).

Selain Abdurrahman yang terseret ke meja hijau sebagai terdakwa, dua terdakwa lainnya yaitu Riswandi Abubakar dan Arifuddin.
Menurut, Adnan yang bertindak selaku JPU, keduanya dianggap terbukti melakukan pengeroyokan serta perusakan atas pengusutan yang dilakukan Abdurrahman terhadap salah seorang pelayan warung Coto yang terletak di Jl AP Pettarani saat bulan puasa lalu.

Khusus untuk Riswandi dan Arifuddin, keduanya hanya dijerat satu pasal yakni pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap barang atau orang yang dilakukan di muka umum.

Penasehat hukum terdakwa, Faisal Silenang yang dikonfirmasi usai persidangan, mengatakan akan mengajukan nota pembelaan atas jeratan hukum yang membelit kliennya. “Kami pasti akan mengajukan nota pembelaan (pledoi) atas hukuman terdakwa,” terang Faisal.

Rencananya pembacaan pembelaan akan dilakukan pada sidang berikutnya yang akan digelar pekan depan.(hsb)

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar bwstar bwstar bwstar bw (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU