Jakarta, Seruu.com - Proyek pengerjaan gorong-gorong di Jalan Jendral Sudirman yang hingga kini belum rampung terus memakan korban. Dalam tiga hari ini, Senin (2/1) hingga Rabu (4/1) sedikitnya tecatat 61 pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan di gorong-gorong "maut" tersebut.

Data tersebut dihimpun dari pengakuan warga, petugas keamanan gedung sekitar lokasi, dan tukang ojek yang biasa mangkal di kawasan Jenderal Sudirman. Lokasi yang acap kali menelan korban tersebut diantara mulai dari depan Gedung BRI hingga kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat.

Senin (2/1), 20 pengendara motor terjatuh, sementara pada Selasa (3/1), pengendara sepeda motor yang mengalami kecelakan meningkat menjadi 35 orang. Hari berikutnya, Rabu (4/1), sejak pagi hingga siang hari, terdapat enam pengendara sepeda motor terpeleset akibat pasir di kawasan tersebut.

Lokasi terjatuhnya para pengendara sepeda motor itu antara lain di depan Gedung BRI 43 orang, kawasan antara Gedung BRI dan halte Bendungan Hilir 15 orang, dan pertigaan Jalan Jenderal Sudirman ke arah Bendungan Hilir 3 orang.

Gozali, 35 tahun, tukang ojek yang biasa mangkal di depan perkantoran Gedung BRI, Jakarta Pusat, mengatakan bahwa pada Selasa, seorang korban yang terjatuh dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut, Mintoharjo, Jakarta Pusat. Korban mengalami luka cukup serius di bagian sikut dan lutut.

"Korban, seorang wanita, semula berniat menyalip untuk menghindari macet, tetapi karena licin, akhirnya jatuh. Saat kendaraan yang ditumpangi jatuh, diikuti oleh dua pengendara di belakangnya yang berusaha menghindar," kata Gozali, di Jakarta, Rabu (4/1). Dia menambahkan saking seringnya kecelakanan terjadi di lokasi tersebut, masyarakat sekitar menyebutnya gorong-gorong maut.

Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jakarta Pusat Herning Wahyuningsih mengaku kaget dan tak percaya di kawasan tersebut banyak pengendara sepeda motor terjatuh. "Semalam saya sudah cek ke lapangan, kondisi jalan sudah lebih baik dari kemarin. Jadi kalau hari ini ada yang terjatuh kembali, cukup mengagetkan," ujar wanita yang menjadi pemimpin proyek pemeliharaan jalan tersebut.

Di tempat terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Dwi Sigit Nurmatyas menyayangkan banyaknya kecelakaan yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, tepatnya di depan Gedung BRI. "Iya, saya mendengar banyak terjadi kecelakaan di situ. Memang kondisi jalan tersebut masih ada yang ditutup kerikil dan sebagian diaspal, tapi masih tahap satu yang mudah hancur." tuturnya.  

Lebih lanjut Sigit mengatakan, pihaknya akan menegur pelaksana proyek perbaikan saluran pembuangan air, jika tidak secepatnya memperbaiki permukaan jalan. "Saya imbau agar kontraktor segera memperbaiki jalan agar sesuai fungsinya," tegasnya. [jf]

KOMENTAR SERUU