KH. Tajul Muluk, Pimpinan Syiah Sampang
Jika kami kami di sini nekat pulang ke kampung dan tersangka tetap berkeliaran di daerah itu, maka bukan hanya rumah yang akan dibakar tetapi jiwa kami-kami juga terancam

Sampang, Seruu.com - Meski sudah ada jaminan keamanan dari petugas kepolisian, ratusan pengikut Syiah yang kini masih mengungsi di GOR Tennis Indoor kota Sampang, Menolak dipulangkan ke daerah asalnya di desa Kranggayam, Kecamatan Omben. Mereka beralasan para pelaku pembakaran harus ditangkap terlebih dahulu baru mereka akan pulang.
 
 

Jaminan keamanan dari Kapolda Jawa Timur, Irjen Polisi Hadiatmoko, bahwa jika para pengikut syiah pulang ke kampung halamannya di desa Karanggayam, Kecamatan Omben, tidak membuat para pengikut Syiah luluh, mereka tetap bersikeras tidak akan pulang sebelum para pelaku di tangkap dan diadili.

“Jika kami kami di sini nekat pulang ke kampung dan tersangka tetap berkeliaran di daerah itu, maka bukan hanya rumah yang akan dibakar tetapi jiwa kami-kami juga terancam,” terang KH. Tajul Muluk, Pimpinan Syiah Sampang, Rabu (4/1/2012).

Tajul mejelaskan, mereka para tersangka merasa kebal hukum, mereka merasa tidak takut pada aparat polisi, kalau para pelaku tidak di tangkap pihaknya memungkinkan bukan hanya rumahnya saja yang mereka bakar tapi orangnya juga di bakar meskipun di jaga polisi.

“Siang kemarin kami-kami akan dipulangkan namun kami menolaknya dengan alasan belum aman, jika para tersangka belum di tangkap. Kami para pengikut syiah juga menolak di relokasi ke luar pulau karena di luar sana belum tentu aman juga,” pungkasnya. [mif]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU