Istri Korban (Krudung Putih), saat menunjukkan foto korban pada Seruu!, ia menangis histeris meminta Tiga Pelaku segera ditangkap
Suami saya itu dibunuh oleh tiga orang, saya lihat dengan mata kepala sendiri saat suami mau pergi memasang keramik di rumah saudara di desa Bira Timur di tengah perjalanan langsung dihadang oleh tiga orang. Saya minta kepada aparat kepolisian untuk semua tiga pelaku itu segera ditangkap secapatnya karena sudah jelas tiga orang itu pelakunya.

Sampang, Seruu.com – Abdur Rahman (35) Warga Dusun Bliker, Desa Sokobena Tenggah, Kecamatan Sokobenah, Kabupaten Sampang, Madura, yang baru satu minggu pulang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia, Rabu (04/1/2012) tewas dibunuh oleh tiga orang yang diduga tetangganya sendiri.

 

Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut tepatnya di tetangga desa Sokobena Tenggah yakni di desa Bira Timur kecamatan setempat yang tidak jauh dari jalan desa rumah kepala desa Bira Timur. Akibatnya, korban mengalami luka tebasan benda tajam di tangan kiri nyaris putus, serta bahu belakang hampir putus serta beberapa luka bacokan di bahu bagian belakang dan korban langsung tewas di tempat kejadian perkara.

“Suami saya itu dibunuh oleh tiga orang, saya lihat dengan mata kepala sendiri saat suami mau pergi memasang keramik di rumah saudara di desa Bira Timur di tengah perjalanan langsung dihadang oleh tiga orang,” ujar Asmuna, istri korban yang saat kejadian ada dibelakangnya dengan jalan kaki.

Asmuna menegaskan, tiga orang pelaku tersebut masing-masing bernama Markasan, Mattarip dan Samuri, mereka langsung menghadang suaminya yang saat itu di bonjeng oleh Farisul (15) dan anaknya yang masih berumur tiga tahun langsung di cegat di pukul dari belakang.

“Saya minta kepada aparat kepolisian untuk semua tiga pelaku itu segera ditangkap secapatnya karena sudah jelas tiga orang itu pelakunya,” ujarnya.

Sementara itu, Andi kepala desa Sokobana Tengah membenarkan atas kejadian kasus pembunuhan yang menimpa warganya tersebut, ia meminta kepada aparat keplosian untuk dapat segera menangkap semua pelakunya.

“Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak dinginkan di kemudian hari terulang lagi, kami minta pada aparat kepolisian para pelakunya segera di bekuk di dihukum sesuai undang-undang yang berlaku,” ungkapnya.

Sementara informasi yang berhasil dihimpun Seruu! kabar yang beredar di masyarakat kasus pembunuhan tersebut di duga dendam asmara, dimana saat korban kerja di Malaysia dikabarkan menjalin hubungan asmara dengan keluarga pelaku Markasan yang juga sama-sama menjadi TKI di Malaysia dan kabar tersebut sampai pada pihak keluarga pelaku, sehingga pelaku langsung menghabiskan nyawa korban. [mif]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU