KASATLANTAS SURABAYA_AKBP Asep Akbar Hikmana, S.I.K., M.H

Surabaya, Seruu.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya melakukan atau menindak 111 kendaraan yang dinyatakan melanggar tertib lalulintas (lalin) saat malam perayaan pergantian tahun 2012. ”Kami mencatat 111 kendaraan melanggar lalin. Yang terlibat laka untuk sementara tidak ada," ujar Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Asep Akbar Hikmana saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (3/1).

Dikatakannya, saat malam pergantian tahun, pihaknya belum menerima laporan untuk kejadian laka lalin. Apalagi, kata Asep, insiden laka lalin yang mengakibatkan seseorang atau kelompok meninggal dunia.AKBP Asep Akbar menjelaskan, data pelanggaran yang terazia saat arak-arakan, sebagian besar adalah kendaraan yang tidak sesuai standar kelayakan.

Para pelanggar kedapatan menggunakan kendaraan dengan knalpot modifikasi (bedelan), kelayakan spion serta motor pretelan.Lebih Lanjut dari dua titik kerawanan, Taman Bungkul dan Jl Raya Darmo, Satlantas Polrestabes Surabaya menindak 44 kendaraan tanpa dilengkapi STNK. Kemudian, 66 sepeda motor dengan knalpot modif tidak dilengkapi spion.

"Dan satu pengendara tidak membawa SIM C. Jadi, total ada 111 kendaraan kami tilang," tuturnya.

Namun dari jumlah tersebut, membuat petugas kehabisan surat bukti pelanggaran. Praktis, semua kendaraan tersebut harus diamankan di Kantor Satlantas Polrestabes, Jl Manyar, Surabaya.

"Ya, jauh hari kami sudah sosialisasikan, akan menindak kendaraan yang tidak sesuai dan tidak dilengkapi surat-surat kendaraan," tegasnya.

Peringatan pada malam tahun baru jajaran kepolisian telah melarang menggunakan knalpot modifikasi atau bodong saat merayakan peringatan malam tahun baru ternyata tidak hanya gertak sambal saja.

Buktinya, ratusan kendaraan yang menggunakan knalpot bodong dengan suara yang memekakkan telinga diamankan oleh Sat Lantas Polrestabes.

“Semua pengendara yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan dan tidak sesuai dengan peraturan kita tindak, hal ini kita lakukan demi keamanan dan keselamatan bersama, 44 kendaraan yang tak dilengkap STNK, satu pengendara tak membawa sim dan 66 sepeda motor yang menggunakan knalpot bodong.” ujarnya. (Die)

KOMENTAR SERUU