Bandung, Seruu.com - Belum lepas keterkejutan publik atas meninggalnya sepasang pria tanpa busana, Adesagi Kierana dan Randy Yana di kamar mandi Villa dalam kondisi bugil dan saling tindih, ternyata pada waktu yang hampir bersamaan sepasang ABG juga tewas dalam kondisi berpelukan dan tubuh telanjang di kamar mandi Villa di Pasirjambu, Bandung.

Sepasang ABG asal Jakarta,Chandra Ramadona (19) dan Shela Aprilia (17),ditemukan tewas berpelukan di kamar mandi di Vila Argapuri,Desa Gambung,Kecamatan Pasirjambu,Kabupaten Bandung, Minggu (1/1)sore. Saat ditemukan Shela tanpa mengenakan sehelai busana,sedangkan Chandra hanya mengenakan celana pendek.

Keduanya bersama enam rekannya dari Jakarta berangkat menggunakan mini bus. Rombongan yang terdiri dari­ 5 ­pria dan ­3 ­wanita berusia belia ini cek in di vila tersebut pada Sabtu (31/12)sore. Mereka hendak menghabiskan malam tahun baru di kawasan sejuk itu.

Enam rekan korban tidur dalam satu ruangan. Namun,Chandra dan Shela lebih memilih tidur dalam satu kamar.Lantas, enam rekan korban memilih berolahraga dan jalan-jalan di sekitar vila itu, pada hari Minggu (1/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Namun Chandra dan Sheva malah memilih menghabiskan waktu berdua di kamar tidur. Saat keenam rekan korban kembali ke vila pada Minggu (1/1)pukul 12.00, dari dalam kamar mandi terdengar seperti ada orang sedang bermesraan. Tapi oleh rekan mereka hal itu dibiarkan.

Kapolres Bandung AKBP Sony Sonjaya,Senin (2/1) Sony mengatakan,hingga akhirnya karena pintu kamar mandi itu tak kunjung dibuka,maka pada pukul 15.30,keenam orang itu membuka paksa pintu kamar mandi. Sontak kagetnya mereka karena menemukan Chandra dan Shela sudah tewas sambil berpelukan.Shela telanjang bulat sedangkan Chandra hanya mengenakan celana pendek.

Oleh keenam orang itu, kedua jasad korban lalu diselimuti dan diboyong ke RSUD Soreang.Polisi yang mendapat laporan tentang kasus ini lalu mengidentifikasi tubuh korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad korban selanjutnya diboyong ke RSHS Bandung.

"Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Diduga korban tewas karena keracunan gas pemanas air yang ada di kamar mandi tersebut,"ujar Sony Sonjaya.

Sony menyebutkan, pihaknya mengirim jasad korban ke RSHS Bandung untuk diautopsi. Namun karena pihak keluarga korban menolak untuk diatopsi setelah menandatangani surat keberatan untuk diautopsi,­maka jasadnya langsung diboyong pihak keluarga ke Jakarta. [ndis]

KOMENTAR SERUU