Seruu.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menaikkan status Gunung Ile Lewotolo di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, ke Level III atau Siaga. "Terhitung mulai 2 Januari 2012, pukul 23.30 WITA (atau 22.30 WIB)," kata Kepala PVMBG Dr Surono, Senin (02/01/2012).

Surono mengatakan, warga sekitar gunung itu belum perlu diungsikan. Namun, paparnya, dengan naiknya aktivitas gunung itu, warga dilarang mendekati radius 2 kilometer dari puncak gunung itu.

Kendati demikian, Surono meminta, sejumlah warga di desa sekitar gunung itu bersiap mengungsi jika terjadi gunung itu meletus. Desa-desa yang diminta siaga itu adalah Desa Lamariang, Desa Lewohala, Desa Pukabumi, serta Desa Jontona. "Agar siaga diungsikan jika sewaktu-waktu terjadi erupsi," katanya.

Saat ini, papar Surono, sudah terlihat api diam di puncak Gunung Ile Lewotolo. "Hingga saat ini (pukul) 00.37 WITA (atau 23.37 WIB), tampak api diam di puncak Gunung Ile Lewotolo," katanya.

Peningkatan aktivitas gunung itu terpantau sejak 31 Desember 2011, berupa naiknya frekuensi gempa. Aktivitas kegempaan gunung itu terus meningkat hingga 1 Januari 2012.

Pada Senin, 2 Januari 2012 pukul 18.00 WITA, PVMBG menaikkan status gunung yang asalnya Aktif Normal menuju Level II atau Waspada. Namun, aktivitas gunung itu terus meningkat. Gempa tremor menerus dan tremor embusan terpantau mulai pukul 18.00 WITA hingga 23.00 WITA. Tak hanya itu, secara visual juga terlihat api diam dari puncak gunung itu.

Peningkatan aktivitas gunung itu membuat lembaga itu kembali menaikkan statusnya. Terhitung 2 Januari 2012 pukul 23.30 WITA status gunung itu naik lagi jadi Siaga atau Level III. [ndis]

KOMENTAR SERUU