Bupati brebes kunjungi korban banjir
Banjir di Brebes melanda di empat kecamatan masing-masing Kecamatan Tanjung, Kersana, Losari, serta Banjarharjo. Ini terjadi akibat meluapnya tiga sungai dengan ketinggian air antara 1 meter hingga 1,5 meter. Yakni Sungai Kebuyutan, Babakan, serta Ciapit. Sedang perumahan penduduk yang terendam banjir terdapat di 18 desa

Brebes, Seruu.com –  Kerugian bencana banjir di Kabupaten Brebes (Jateng) mencapai Rp 18,834 miliar. Bencana tersebut juga mengakibatkan 7.858 rumah rusak dan 1.183 hektar sawah dan tambak tenggelam. Selain itu, ratusan ayam kampung milik warga mati.

 

Banjir di Brebes melanda di empat kecamatan masing-masing Kecamatan Tanjung, Kersana, Losari, serta Banjarharjo. Ini terjadi akibat meluapnya tiga sungai dengan ketinggian air antara 1 meter hingga 1,5 meter. Yakni Sungai Kebuyutan, Babakan, serta Ciapit. Sedang perumahan penduduk yang terendam banjir terdapat di 18 desa.

Banjir juga merendam fasilitas umum seperti Sub Terminal Tanjung, kantor desa, musala, kantor unit pelaksana teknis dinas (UPTD) Pendidikan, sejumlah SD, SMP,SMA, serta empat tempat pemakaman umum (TPU). Bencana banjir terjadi seiring intensitas hujan yang tinggi dan terus menerus di empat kecamatan sejak Jumat (30/12) lalu.

Bupati Agung Widyantoro SH Msi, Senin (2/1/2012) secara simbolis menyerahkan bantuan logistik kepada para korban bencana banjir. Untuk Kecamatan Tanjung di Desa Luwungbata sebanyak satu ton beras, Desa Lemahabang satu ton beras, Desa Tanjung empat kuintal beras, empat dus sarden, serta dus dus minyak goreng.

Untuk Kecamatan Losari, di Desa Kecipir diserahkan sebanyak 1,5 ton beras, dua dus sarden, serta 10 dus mi instan; di Kecamatan Banjarharjo 1 ton beras, serta Untuk Kecamatan Kersana sebanyak 800 kg beras.

Menurut Agung, bantuan logsitik bagi para korban banjir tersebut bersifat sementara sebagai upaya tanggap darurat bencana. Jika terjadi kekurangan logistik para korban bisa menyampaikan kepada kepala desa atau camat untuk minta dropping bantuan lagi.

Dua posko pengungsian bagi para korban bencana banjir yang didirikan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) yakni di Desa Tanjung dekat Hotel Dian dan Desa Kecipir, Kecamatan Losari. Selain posko pengungsian, BPBD juga menyiapkan tenaga medis puskesmas dan PMI untuk melayani pengobatan bagi para pengungsi. [py]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (2 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU