Jakarta, Seruu.com - Pembunuhan sadis pengusaha Halomoan Gurning (56)  di rumah makan Pondok Gurih Pekanbaru sudah berjalan dua bulan, namun ternyata hingga tahun berganti Polda Riau belum mengetahui apa motif di balik pembunuhan biadab itu.

"Sampai saat ini ternyata Polda Riau yang juga dikabarkan dibantu tim dari Mabes Polri belum berhasil menangkap pelaku pembunuhan Gurning. Jangankan untuk menangkap pelakunya, polisi sampai saat ini belum mengetahui apa motif di balik itu semua," kata pengacara keluarga H Gurning, Johnson Panjaitan, kepada wartawan, Senin (02/1/2012) saat dihubungi.

Malah dalam kasus pembunuhan tersebut, menurut Jhonson pihak keluarga korban merasa tertekan. Ini sehubungan, pihak kepolisian sempat menduga adanya konflik keluarga. Ada dugaan konflik keluarga ini memicu kasus pembunuhan tersebut.

"Tentunya dugaan seperti itu membuat pihak keluarga semakin stres dan tertekan. Karena adanya tekanan dari polisi seperti itu, makanya saya diminta pihak keluarga korban untuk menjadi pengacara mereka," kata Jhonson.

Menurut Johnson, pihak keluarga korban sempat juga diisukan membayar pembunuh bayaran sebesar Rp 100 juta. Padahal semua tidak memiliki bukti yang kuat.

"Tapi faktanya, dari 28 saksi yang telah diperiksa pihak kepolisian tidak ditemukan bukti bahwa otak pelaku pembunuhan mengarah ke pihak keluarga," kata Jhonson.

Menurut Jhonson pihak kepolisian terkesan lambat dalam mengungkap pembunuhan tersebut. "Selama ini polisi hanya bisa mencurigai dan yang dicurigai ternyata tidak terlibat. Awalnya pihak keluarga juga dicuragai, namun akhirnya tidak terbukti," kata Jhonson.

Sebagaimana diketahui, H Gurning dibunuh di rumah makan mewah Pondok Gurih, Jl Sudirman, Pekanbaru, pada 10 November 2011. Kejadian malam hari itu dilakukan seseorang dengan begitu cepat di depan pengunjung rumah makan tersebut. Pelaku berbadan tegap, menggunakan help dan jaket, menebaskan goloknya 3 kali ke leher Gurning. Setelah Gurning tersungkur, pelaku masih menebaskan goloknya dua kali ke bagian kepala.

Kejadian begitu cepat, membuat pengunjung hanya bisa tercengang seakan tidak percaya dengan kejadian tersebut. Lantas pelaku berlari ke parkiran yang ditunggu rekannya menggunakan sepeda motor. Pihak satpam di rumah makan tersebut sempat mengejar pelaku. Namun karena diancam dengan sebilah golok, satpam tidak bisa berbuat banyak. Kasus pembunuhan yang membuat trauma warga Pekanbaru ini sampai kini belum juga terungkap. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU