Banda Aceh, Seruu.com - Polisi dari jajaran Polres Aceh Utara terus berusaha menyelidiki kasus penembakan di Dusun Blok B, Desa Seureuke, Kecamatan Langkahan, Minggu (1/1/12) sekitar pukul 20.00 WIB. Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah selongsong peluru.

Kepala Kepolisian Resor Aceh Utara AKBP Farid AB mengatakan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara yang dilakukan, selongsong peluru yang ditemukan diduga berasal dari senjata laras panjang jenis AK.

Selain itu, polisi juga mendapati empat unit rumah menjadi sasaran pemberondongan pelaku yang belum diketahui identitasnya. “Di salah satu rumah, ada sembilan bekas peluru,” ujar Kapolres Farid kepada wartawan, Ahad tengah malam.

Ia menambahkan, pemberondongan itu menewaskan satu warga dan menyebabkan satu lainnya kritis. Korban tewas bernama Suliadi dan kritis Edi Karyanto.

Suliadi meninggal setelah terkena empat kali tembakan di bagian punggung dan satu kali di tangan. “Korban meninggal langsung di tempat,” ujarnya.

Sementara Edi Karyanto kritis setelah terkena tembakan di bagian pangkal (maaf) kemaluan, perut, dan bokong. Edi kini menjalani perawatan intensif di RS Kesrem Lhokseumawe. Ia akan menjalani operasi.

Kapolres Farid menyebutkan, pemberondongan itu terjadi setelah empat pria tiba di sebuah warung di Desa Seureuke. Seorang pria singgah di warung dan bertanya alamat Desa Langkahan. Setelah diberitahu warga, “tiba-tiba pria itu langsung memberondong ke arah warga yang berada di warung.”

Camat Langkahan Nadirsyah menyebutkan, pelaku tak menggunakan penutup wajah. Mereka melarikan diri ke arah perbatasan Langkahan dengan Aceh Timur. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU